BeritaHits.id - Pro kontra blusukan Menteri Sosial Tri Risma Harini masih bergulir. Nama Mensos Risma ramai diperbincangkan publik karena aksinya tersebut.
Risma bahkan disebut melakukan pencitraan hingga setting-an dalam aksi blusukannya. Berbagai tagar terkait hal tersebut pun viral di Twitter.
Salah seorang pengamat politik, Hendri Satrio angkat bicara soal pandangannya mengenai aksi blususkan tersebut.
Dalam sebuah avideo dari kanal Youtube Apa Kabar Indonesia TvOne, Rabu (6/1/2020) Hendri menyebut tak ada hal yang salah dari aksi blusukan yang dilakukan oleh mantan wali kota Surabaya itu.
Menurutnya, blusukan adalah hal yang sah dilakukan oleh pejabat negara, termasuk Menteri Sosial.
Menanggapi banyaknya pihak yang menyerang Risma soal daerah blusukan yang hanya berkisar disekitaran Jakarta saja, Hendri menduga hal tersebut sebagai cara yang dilakukan Risma untuk memperkenalkan diri.
"Ya justru itu, kalau memang pertanyaannya kan 'Risma perlu nggak (blusukan)? Mungkin perlu di Jakarta, orang dia jadi wali kota Surabaya, gitu kan," ujar Hendri dalam video tersebut.
"Itu harus dilakukan untuk memperkenalkan diri mungkin ya," lanjutnya.
Hendri juga menyebut, Risma melakukan blusukan di Jakarta karena memang kantornya berada di Jakarta, sehingga memilih lokasi di sekitar kantornya terlebih dahulu.
Baca Juga: Polemik Blusukan, PSI: Risma Bukan Tipikal Pemimpin di Belakang Meja
"Apalagi kalau ditanya ke Bu Risma pasti jawabnya 'Ya kantorku di Jakarta ya blusukannya di Jakarta dulu' gitu," ucap Hendri.
"Jadi nggak ada yang salah dengan itu," lanjutnya.
Bicara soal blusukan, Hendri menyebut aksi tersebut tak hanya dilakukan oleh Risma. Di Jakarta khusunya, Jokowi dan Ahok sama-sama melakukannya juga saat masih menjabat sebagai gubernur.
Menurut Hendri, penyebab munculnya tudingan bahwa Risma melakukan pencitraan saat blusukan adalah karena tak adanya perubahan gaya blusukan dari versi Jokowi, Ahok, maupun kepala daerah yang lain.
"Kenapa kemudian langsung ada tuduhan 'Wah ini pencitraan?'" ujar Hendri.
"Soalnya Bu Risma enggak mengubah model blusukan. Cara begini kan sudah dilakukan Pak Jokowi, Pak Ahok, banyak pemimpin daerah juga melakukan ini." ujarnya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Blusukan Mensos Risma, Roy Suryo: Perlu Dibuka CCTV? Bisa Mati Ketawa
-
Disebut Kader PDIP, Ini Sosok Gelandangan yang Ditemui Mensos Risma
-
Tagar #RismaRatuDrama vs #FadliZonDoyanBokep Adu Pamor di Twitter
-
Hari Ini Twitter Berisik Duel Tagar #RismaRatuDrama Dan #FadliZonDoyanBokep
-
Blusukan Dicibir, PSI: Kami Yakin Bu Risma Mampu Jadi Tulang Punggung Baru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!