BeritaHits.id - Beredar sebuah klaim yang menyatakan bahwa Presiden Jokowi mengalami kejang-kejang dan meninggal usai menerima vaksin Covid-19.
Klaim tersebut diunggah oleh akun Facebook Budi Ansyah dalam forum Tetap Jokowi. Disebutkan bahwa Presiden Jokowi kejang-kejang dan meninggal usai disuntik vaksin. Klaim tersebut diunggah pada 13 Januari 2021 pukul 17:09.
Pengguna Facebook tersebut membuat klaim yang bunyinya seperti berikut ini:
“Setelah Disuntik Vaksin Dikabarkan Jokowi Saat Ini Kejang2 .. Lalu Mati..”
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Jumat (15/1/2021), klaim tersebut terbukti keliru. Klaim yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia setelah disuntik vaksin Covid-19 pada 13 Januari 2021 lalu tersebut jelas tidak benar.
Melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi mengaku tidak merasakan efek lain selain sedikit pegal setelah divaksin. Selain itu Jokowi juga sempat mengunggah kartu vaksinasi miliknya melalui akun Facebook serta akun Twitter resminya pada 13 Januari 2021 pukul 21:54, beberapa jam setelah narasi tersebut beredar.
Jokowi juga terlihat membuka acara Rapat Koordinasi Nasional III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang diselenggarakan pada 15 Januari 2021 dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube MN KAHMI OFFICIAL. Jokowi juga sempat memberikan pernyataan terkait bencana di Sulawesi Barat dan Jawa Barat melalui akun Facebook resminya, Presiden Joko Widodo, serta kanal YouTube Sekretariat Presiden. Hal itu menunjukkan bahwa JOkowi dalam keadaan baik-baik saja setelah menerima suntikan vaksin.
Kesimpulan
Baca Juga: Walhi: Banjir Awal 2021 Terparah dalam Sejarah di Kalimantan Selatan
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa narasi yang diunggah oleh pengguna Facebook Budi Ansyah dalam forum Tetap Jokowi tersebut salah.
Klaim tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Walhi: Banjir Awal 2021 Terparah dalam Sejarah di Kalimantan Selatan
-
Jokowi Sebut Pemerintah Siapkan Rp 372,3 T untuk Dongkrak Daya Beli di 2021
-
WALHI: Banjir Kalsel Bukan Salah Hujan, Tapi Akibat Tambang dan Kebun Sawit
-
Masih Lama, IDI Prediksi Herd Immunity Baru Terbentuk 2023
-
Di Norwegia 23 Orang Meninggal Usai Disuntik Vaksin Pfizer
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!