BeritaHits.id - Aksi seorang pria yang sedang berkunjung di sebuah pantai mendadak viral. Sikapnya yang tetap santai menunggu lumpia pesanannya saat terjadi angin puting beliung membuat banyak orang heran bukan main.
Akun Instagram @denpasar.viral mengunggah video kejadian angin puting beliung di sebuah pantai yang ramai pengunjung.
"Ketika semua orang panik karena angin puting beliung, ternyata ada yang masih santai beli lumpia dongg. Kejadian sore kemarin, minggu (18/1) di pantai Canggu," tulis akun @denpasar.viral.
Dalam video tersebut, perhatian warganet tertuju pada sososk pria berbaju abu-abu. Ketika sebagian besar pengunjung pantai berlari berhamburan karena angin puting beliung, ia justru santai menunggu makanan yang ia pesan.
"Ketika semua panik karena puting beliung, Me: Masih ngantre beli lumpia," ujar pria tersebut.
"Panik juga butuh tenaga," sambungnya.
Semua pengunjung dalam video tersebut tampak panik menyelamatkan diri dari sapuan angin puting beliung. Mereka beranjak dari tepi pantai menuju tempat yang lebih aman. Namun hal itu tak berlaku bagi pria berbaju abu-abu tersebut, ia tampak masih menunggu makanannya selesai dibuat. Begitu juga dengan si pedagang yang tampak tak panik sama sekali.
Aksi kocak ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Mereka menyebut pria tersebut tak mau menyia-nyiakan uang yang telah dibayarkan untuk membeli lumpia. Ada juga yang meminta pria tersebut untuk membantu pedagang lumpia mengamankan barang dagangannya.
"Sudah terlanjur bayar sepertinya," tulis warganet dengan akun @afr.ib***
"Makan dulu sebelum lari," tulis akun @fromzero_****
"Nanti klo puting beliungnya dah deket, jgn lupa bantuin pedagangnya bawa dagangannya pas lari ya," pesan salah seorang warganet dengan akun @divamarti***
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Warga Rempang Ketakutan, Alat Berat Masuk Saat Sinyal dan Listrik Padam
-
BNPB: Jauhi Pantai Pasca-Gempa Bumi NTT
-
Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!