BeritaHits.id - Seorang pramugari penerbangan domestik bernama Laura Lazarus menceritakan kisah kelam kecelakaan pesawat yang ia alami. Bukan hanya sekali, ia bahkan harus mengalami dua kali kecelakaan dengan pesawat yang sama. Akibat kejadian itu, ia harus menjalani 19 kali operasi. Pada kecelakaan kedua, ia bahkan sempat dinyatakan meninggal dunia.
Dalam sebuah video yang tayang di kanal Youtube 'The Hermansyah A6' Laura menceritakan apa yang ia alami 16 tahun lalu. Sebelumnya, ia mengaku sudah jauh lebih baik saat ini baik dari sisi fisik maupun mental.
“Sekarang sudah jauh lebih baik. Tapi masih harus pakai alat bantu untuk jalan. Ini sudah operasi tulang yang ke-19,” katanya dalam video tersebut, dikutip Jumat 22 Januari 2021.
Laura lantas menjelaskan kejadian kecelakaan yang ia alami pertama kali. Kecelakaan itu terjadi saat ia mengikuti penerbangan ke Palembang.
"Saat itu cuacanya buruk banget, jelek sekali. Selama penerbangan guncangan turbulance besar sekali. Bahkan untuk sekadar servis penumpang saja mesti jongkok. Dan untuk jalan ke tempat duduk saja juga enggak bisa,” kata dia menceritakan.
“Akhirnya pesawat tergelincir keluar landasan, rodanya terbenam ke lumpur. Saat itu kita langsung evakuasi penumpang. Rok sudah robek tinggi sekali saya enggak peduli, saya terus bantu penumpang,” kata Laura.
“Semalaman kita meringkuk nangis di hotel, kita nangis, ternyata profesi kita sangat riskan untuk cepat meninggal,” katanya lagi.
Ia lantas bercerita tentang kecelakaan kedua yang ia alami saat mengikuti penerbangan ke Solo. Dalam peristiwa itu ia harus kehilangan sahabatnya yang juga bertugas sebagai pramugari.
“Teman pramugari di sebelah saya meninggal. Lalu kapten pilot meninggal. Engineering meninggal. Co pilot meninggal. Serta semua penumpang dari depan sampai baris ke 10 semua meninggal. Ya, orang-orang yang duduk di sekeliling aku meninggal,” katanya dengan mata berpendar.
Baca Juga: Bikin Trenyuh, Ini Kisah Pramugari Terbang ke Mamuju dengan Bawa Bantuan
“Saat itu kami sedang ngobrol, tiba-tiba brak. Hanya hitungan detik, begitu cepat dia tidak ada,” katanya.
Laura mengaku sempat berdoa meminta diberi kesempatan sekali lagi. Ia memanjatkan doa itu dalam keadaan tertimbun di bawah sayap pesawat.
“Saya berdoa, tuhan tolong izinkan saya diberikan kesempatan untuk hidup satu kali lagi. Saya ingin orangtua saya tak khawatir, saya akan berbuat baik di kehidupan saya. Tolong satu kehidupan lagi,” katanya.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Periksa Artis hingga Pramugari, Kasus Prostitusi Naik ke Kejaksaan
-
Pemakaman Pramugari Sriwijaya di Bali, Diiringi Tangis Haru
-
Suasana Haru Iringi Pemakaman Pramugari Sriwijaya
-
Jenazah Pramugari Sriwijaya Air Gita Lestari Dapat Dikenali Hari Ini
-
Bikin Trenyuh, Ini Kisah Pramugari Terbang ke Mamuju dengan Bawa Bantuan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!