ILUSTRASI Pemakaman jenazah pasien Covid-19. [Instagram@aniesbaswedan]
"Kesalahan identifikasi selama proses perpindahan dari Xove ke Pereiro de Aguiar membuat satu orang yang dinyatakan meninggal pada 13 Januari lalu identitasnya salah," sambungnya.
Pihak yayasan mengaku menyesal atas kesalahan tersebut. Apalagi, kasus ini baru pertama kali terjadi.
"Atas kesalahan tersebut, pengadilan telah diberi tahu untuk memperbaiki kesalahan atas kematian Rogelia Blanco," tandasnya.
Perlu diketahui, sebagaimana negara lainnya, Spanyol juga menerapkan protokol kesehatan ketat saat menangani jenazah Covid-19.
Pemakaman dikabarkan menjadi penyebab wabah pertama di Spanyol pada akhir Februari yang menyebabkan sekitar 70 orang tertular virus dan memaksa pemerintah melakukan karantina wilayah pertama di Kota Haro.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!