BeritaHits.id - Ustaz Tengku Zulkarnain kembali memberikan kritik pedas untuk gerakan wakaf uang yang baru-baru ini dicanangkan oleh presiden. Tengku Zul menegaskan bahwa wakaf adalah salah satu bentuk syariat Islam dan mengingatkan agar tak jadi ajaran lintas agama.
Lewat beberapa cuitan di akun Twitternya, Tengku Zul menyebut tugas utama negara adalah mengentaskan kemiskinan dengan APBN. Wakaf, menurut Tengku Zul selayaknya dikelola oleh umat dan ormasnya.
"Uang Wakaf itu salah satu bentuk Syariat Islam. Dari umat Islam untukk imat Islam," tulis tengku Zul pada Rabu (27/1/2021).
"Jangan sampai kita terlibat memengaruhi umat Islam untuk menukar syariat Islam, wakaf menjadi ajaran lintas agama. Mengentaskan kemiskinan tugas negara pakai APBN. Wakaf biar dikelola umat dan ormas OK?"lanjutnya.
Tengku Zul juga mengunggah sebuah cuitan yang menyebut bahwa gerakan wakaf uang patut disyukuri jika penggunaannya ditujukan untuk umat Islam. Ia juga mengingatkan bahwa umat Islam adalah mayoritas penyandang kemiskinan di Indonesia.
"Ada yang mengatakan umat Islam wajib bersyukur negara mau mengkelola wakaf umat Islam," tulis Tengku Zul.
"Ya kita syukuri asal penggunaaannya untuk umat Islam. Perlu disadari bahwa umat Islam adalah mayoritas penyandang kemiskinan di negeri ini. (Berani ngutip Wakaf, apa berani ngutip Jizyah juga?)" lanjutnya lagi.
Menanggapi cuitan-cuitan Tengku Zul tersebut, para warganet lantas memberikan beragam komentar. Beberapa dari mereka mengajukan pertanyaan terkait wakaf dan kemiskinan kepada Tengku Zul.
"Berarti kemiskinan mutlak adalah tugas negara pake APBN ya Tadz? Kita tidak boleh membantu negara baik lewat zakat, infaq, shodaqoh maupun wakaf? bagaimana dengan istilah wakaf produktif?" tanya warganet dengan akun @Fauzaid***.
Baca Juga: Sempat Buron, Ibu Pencuri Duit 60 Juta Bareng Anak di Bukittinggi Diciduk
"Lha semua wakaf selama ini turut membantu negara. Kan dipakai di negara ini. Yang jadi masalah negara mau mengelolanya. Untuk infrastruktur pula... Hem.." jawab Tengku Zul.
"Bersedekah itu baiknya secara diam-diam, namun bersedekah secara terangan-terangan pun tak dilarang. Yang gak boleh itu diam-diam tidak bersedekah tapi terang-terangan nyinyirin orang yang bersedekah," tulis warganet dengan akun @kangron***.
Tag
Berita Terkait
-
Edan! Alih-alih Bayar Utang, Suami Pinjam Duit Istri Buat Kawin Lagi
-
Sindir Sri Mulyani, Rizal Ramli: Islamofobia Gencar Tapi Pakai Dana Wakaf
-
Demi Cari Uang, Perjuangan Pria Ini Berdiri di Tangga Buat Warganet Terharu
-
Kemenkes Akui Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit
-
Sempat Buron, Ibu Pencuri Duit 60 Juta Bareng Anak di Bukittinggi Diciduk
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!