BeritaHits.id - Politisi Irma Suryani Chaniago menyindir Fadli Zon terkait sikapnya yang kerap kali mengkritisi aksi pemerintah.
Menurut Irma, Fadli Zon hanya selalu mengkritik dan nyinyir tanpa memberikan sumbangsih ke negara.
Dirinya menyinggung soal pernyataan yang kerap kali dilontarkan Fadli Zon soal vaksin covid-19.
"Terbukti, tak ada efek samping dari vaksin Sinovac ini," ujar Irma, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Jumat (29/1/2021).
Lebih lanjut, Irma heran kepada Fadli Zon yang terus menerus memberikan nyinyiran kepada pemerintah.
Di sisi lain, menurut Irma, Fadli tidak pernah memberikan sumbangsih pada negara.
"Namun vaksinasi gratis oleh pemerintah tersebut masih saja dirongrong oleh oleh manusia-manusia yang tidak bermoral. Dan tidak punya rasa tanggung jawab terhadap keselamatan bangsa dan negara," ujarnya.
"Ada barisan sakit hati, ada juga oposisi yang tidak punya empati. Dan ada juga wakil rakyat yang terus menerus nyinyir terhadap program vaksinasi tersebut," lanjutnya.
Irma mengatakan Fadli Zon malah hanya bisa membuat puisi tanpa pernah berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Baca Juga: Maret, Masyarakat Sumsel Mulai Divaksinasi Covid 19
"Ada barisan sakit hati, ada juga oposisi yang tidak punya empati. Dan ada juga wakil rakyat yang terus menerus nyinyir terhadap program vaksinasi tersebut," katanya.
Balasan Puisi
Setelah Fadli Zon membuat puisi, Irma Chaniago pun membalas puisi tersebut dengan judul Kodok Bangkong Ditelan Sunyi.
Puisi tersebut rupanya sebagai balasan dari puisi Fadli Zon berjudul Negeri di Tepi Jurang.
Di samping itu, Irma meminta agar masyarakat terus bersatu padu untuk memutus rantai covid-19.
"Vaksin baru itu dapat berfungsi setelah 14 hari dari injeksi vaksin kedua. Untuk itu mari kita terus disiplin. Jangan pernah terganggu berita-berita hoaks, pasti pemerintah bertanggung jawab, dan tak mungkin gunakan vaksin tak bermanfaat untuk menangkal. Terlalu mahal harga yang harus dibayar pemerintah jika vaksin ini tak berfungsi sebagai mana mestinya," ujarnya.
Berita Terkait
-
COVID-19 di Kota Bogor Makin Parah, Tambah 1.167 Orang Positif Corona
-
Maret, Masyarakat Sumsel Mulai Divaksinasi Covid 19
-
Gerakan Bagi Masker untuk Masyarakat Rentan Terpapar Covid-19 di Bali
-
Fadli Zon Nyinyir soal Vaksinasi Covid-19, Irma Chaniago Bilang Begini
-
1.920 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Meranti, Prioritas untuk Nakes
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!