BeritaHits.id - Pegiat media sosial, Denny Siregar menanggapi pernyataan Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofi'i Mukhlis yang mengklaim bahwa kyai dan ustaz Nahdlatul Ulama (NU) telah memaafkan Permadi Arya alias Abu Janda terkait cuitan 'islam arogan'.
Melalui cuitan di akun Twitter miliknya Denny Siregar mengatakan, sudah seharusnya NU bersikap seperti itu. Menurutnya, NU bisa meluruskan kembali Abu Janda atas kesalahannya.
"Seharusnya begitu. @nahdlatululama bisa meluruskan Abu Janda, karena keplesetnya dia," ujar @Dennysiregar7 seperti dikutip Suara.com pada Minggu (31/1/2021).
Sesama pegiat media sosial, Denny Siregar mengatakan merangkul Abu Janda akan jauh lebih baik daripada memusuhinya, karena Abu Janda tak memiliki niatan jahat.
Denny Siregar juga menyebut Abu Janda adalah seorang begitu cinta NKRI dengan segala kebhinnekaannya.
"Merangkul jauh lebih baik, karena @permadiaktivis1 tidak punya niat jahat. Dia cinta NKRI dengan segala kebhinnekaannya," tutur Denny.
Denny Siregar turut menyinggung bahwa sosok Abu Janda adalah aset negara yang hanya perlu diperbaiki sedikit saja.
"Dia asset bangsa, hanya perlu diperbaiki sedikit saja," tegasnya.
Tampak Denny Siregar membagikan sebuah artikel berjudul "Soal Kicauan 'Islam Arogan', NU Diklaim Maafkan Abu Janda". Berisi klaim Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi'i Mukhlis bahwa kiai dan ustaz Nahdlatul Ulama (NU) dari BKN telah mendengar langsung klarifikasi dari Abu Janda terkait cuitan 'islam arogan'.
Baca Juga: Tak Cocok dengan Abu Janda, Alissa Wahid Bandingkan dengan Tengku Zul
Dari hasil klarifikasi tersebut, Rofi'i Mukhlis mengklaim kiai dan ustaz telah memaafkan Abu Janda karena dinilai tidak berniat menghina islam.
Abu Janda Ungkap Siapa Sesungguhnya yang Disebut Islam Arogan
Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda kembali dilaporkan Komite Nasional Pemuda Indonesia ke Bareskrim Polri.
Kalau laporan yang pertama pada Kamis (28/1/2021) menyangkut dugaan tindakan rasisme lewat ucapan "evolusi" kepada mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai, laporan kedua pada Jumat (29/1/2021) berkaitan dengan unggahan istilah Islam arogan.
Menyadari apa yang dilakukannya telah memancing kegaduhan se-Indonesia dalam beberapa hari terakhir, Abu Janda mencoba meluruskan duduk perkaranya.
Disebutkan, tulisannya di Twitter yang ketika itu untuk menanggapi pernyataan Tengku Zulkarnain, telah mengalami pemotongan sehingga keluar dari konteks yang semula dia maksudkan untuk kritik kepada kalangan tertentu.
Tag
Berita Terkait
-
Menilai Permadi Arya Bukan Representasi NU, Alissa Wahid Dihakimi Warganet
-
Sejarah Nahdlatul Ulama
-
Selamati Harla NU, Haedar Nashir: Muhammadiyah dan NU Pilar Islam Indonesia
-
Abu Janda Sering Pakai Seragam Banser, Eks BIN: Dia Penyusup di Ansor
-
Tak Cocok dengan Abu Janda, Alissa Wahid Bandingkan dengan Tengku Zul
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!