BeritaHits.id - Sebuah video yang merekam aksi dua anak berseragam SD bernyanyi lagu berisi sindiran terhadap pemerintahan Jokowi menghebohkan dunia maya. Video viral itu salah satunya dibagikan oleh akun Twitter Politisi PKB, Muhaimin Iskandar, @cakimiNOW pada Senin (1/1/2021).
Dalam video itu, dua anak SD berdiri di ruangan terbuka. Satu berperan sebagai penyanyi, sementara satu lainnya memetik gitar untuk mengiringi.
Lirik lagu mereka sarat makna. Anak SD itu seolah meluapkan keluh kesahnya tentang sekolah daring dan bantuan yang kurang tepat sasaran.
Anak SD tersebut mengawali lagunya dengan menyinggung sosok Presiden. Mereka bertanya sampai kapan kondisi harus seperti sekarang ini.
Berikut ini lirik lagu berisi sindiran terhadap pemerintah sebagaimana didendangkan dua anak SD itu:
Pak presiden yang kami hormati, sampai kapan harus begini, belajar online ini. Handphone kami harus beli. Ini (menunjuk uang) juga susah dicari.
Kok jadi begini. Kita tanya, kaya dapat bantuan, tetapi kami gak kedapatan. Apa emang pilih-pilih.
Kami ini masih kecil. Kagak paham politik, tapi emang kenyataan. Yakin gak kedapetan
Pak presiden yang kami hormati, sampai kapan harus begini, belajar online ini.
Baca Juga: Viral Gubernur NTB Renang Bareng saat Pandemi, Publik Ramai Menghakimi
Kekinian, video anak SD bernyanyi lagu yang seolah menyindir pemerintah itu telah diputar puluhan ribu kali. Selain itu, video tersebut pun mengundang pro kontra dari warganet yang turut menyumbangkan komentarnya.
Beberapa dari mereka berharap Presiden Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim menindaklanjuti keluhan dua bocah viral ini.
"Pak Jokowi, Presiden RI. Mas Nadiem Makarim Mendikbud. Tolong diajak ke Istana adik-adik kecil yang lucu ini. Coba cari tahu, apa sih sebenarnya yang ingin mereka sampaikan," harap @ye****.
"Lagunya enak didengarkan sebelum tidur Pak," balas @man***** mencolek akun Twitter Jokowi.
"Tolong Nadiem Makarim perhatikan aspirasi anak-anak ini, generasi penerus bangsa," timpal @eric*****.
"Mari kita perhatikan walau sejenak. Generasi anak bangsa. Bansos banyak yang tidak tepat sasaran atau tidak sesuai dengan peruntukannya," komentar @asma*****.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!