Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani
Selasa, 02 Februari 2021 | 13:07 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ketika menghadiri acara Aksi Nasional Pencehagan Korupsi (ANPK) di gedung KPK di Jakarta, Rabu (26/8/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Bahkan, mantan Panglima TNI itu mengaku tak keberatan jika ada pihak yang mempersoalkan pertemuan dan foto-foto dirinya bersama sejumlah pihak.

"Itulah menunjukkan bahwa seorang jenderal yang tidak punya batas dengan siapapun. Kalau itu menjadi persoalan yang digunjingkan silakan aja. Saya nggak keberatan," ucap dia.

Moeldoko mengaku ketika itu menerima tamu yang datang bergelombang dan berbondong-bondong.

Namun ia tak tahu maksud tujuan kedatangan mereka.

Namun, kata Moeldoko, dari obrolan tersebut, ia mendengarkan curhat terkait situasi yang sedang dihadapi Partai Demokrat.

Ia pun mengaku prihatin dengan situasi Partai Demokrat. Pasalnya ia termasuk bagian yang mencintai partai besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Berikutnya curhat tentang situasi yang dihadapi ya saya dengerin aja, gitu. Saya sih sebetulnya prihatin melihat situasi itu. Karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat," tutur dia.

Obrolan, kata Moeldoko, ia awali dengan pembahasan pertanian

Baca Juga: Geger Kudeta Demokrat, Pengurus DPD Kepri Siap Perang Lawan Istana

Load More