BeritaHits.id - Anggota DPRD Jember, Imron Baihaqi dilaporkan ke polisi usai memukul seorang ketua RT di Kelurahan Slawu, Jember bernama Dodik Wahyu Rianto. Rekaman video detik-detik Imron memukul ketua RT itu viral di media sosial.
Akun Instagram @yuni.rusmini.58 mengunggah video singkat detik-detik anggora DPRD Jember fraksi PPP itu memukul ketua RT.
Dalam video itu, Rianto merekam video beberapa saat setelah Imron memukulnya.
"Pukul saja pukul, saya laporin sampeyan. Ini yang pukul saya orangnya. Saya enggak takut Anda bawa pengacara saya enggak takut," kata Rianto seperti dikutip dalam video, Kamis (4/2/2021).
Imron tampak membusungkan dadanya ke arah Rianto yang merekam video. Beberapa petugas keamanan berbaju hitam langsung menarik Imron berusaha melerai Imron dan Rianto.
Meski telah dilerai, Imron tampak masih kesal dan berusaha kembali mendekati Rianto.
Dua petugas keamanan masih terus berusaha menghalangi Imron agar tak terjadi perkelahian di antara keduanya.
Dari informasi yang dihimpun, insiden pemukulan tersebut terjadi di komplek Perumahan Perumahan Bernardy Land Jalan Cendrawasih, Lingkungan Puring, Kelurahan Slawu, Minggu malam, 31 Januari 2021 pukul 19.45 WIB.
Kala itu, Rianto mengaku sedang ngobrol di pos satpam bersama sejumlah warga. Tiba-tiba pelaku datang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Miris, Satu Pelaku Balap Liar Jember Dicokok Polisi Berstatus Pelajar
"Pelaku ini masuk ke komplek perumahan dengan ngebut, bahkan mau belok masuk portal perumahan itu sampai bunyi ciiitttt (suara rem mobil yang dikendarai pelaku)," kata Rianto dikutip dari Suarajatimpost.com -- jaringan Suara.com.
Karena dianggap tidak sopan dan dikhawatirkan menyebabkan kecelakaan karena saat itu banyak anak kecil di wilayah perumahan, ia pun mengingatkan pria yang mengendarai mobil tersebut untuk berhati-hati.
"Saya bilang pak hati-hati, tapi tidak teriak. Karena setelah masuk komplek perumahan, tidak lama keluar setelah mungkin 5 menitan," katanya.
Namun bukannya pergi atau memahami dengan baik maksud dari teguran yang diterimanya. Pelaku malah menghentikan laju mobilnya di pinggir jalan dan mendatangi korban.
"Saat itu mendatangi saya, bilang 'Kamu tidak terima?' sambil memukul bagian kepala saya sebelah kiri dekat telinga dua kali, satu pukulan kena, dan satu lagi nyerempet. Kemudian dibantu warga dilerai, dan malah sambil ngomong (berucap) keras mengancam saya kamu tidak akan selamat di jalan, dan saya jadikan rempeyek katanya waktu itu," ujar Rianto menceritakan apa yang dialaminya.
Warga lainnya pun berusaha melerai keduanya, namun kata Rianto korban terus berusaha memukulnya. "Saya saat itu juga masih mau dipukul dan dibantu sekuriti perumahan untuk dilerai, dan dipegangi agar tidak memukul, kemudian setelahnya pergi begitu saja," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!