Rianto telah melaporkan insiden tersebut ke kepolisian Sektor Patrang agar pelaku bisa segera ditindaklanjuti.
Minta Maaf
Imron Baihaqi mengaku menyesali perbuatannya memukul Ketua RT Dodik Wahyu Rianto. Politisi PPP ini juga mengakui kesalahannya terkait kasus pemukulan tersebut.
"Saya mengakui saya salah. Saya menyesal sekali dan juga berniat meminta maaf pada korban," kata Imron.
Imron berdalih, saat itu ia terburu-buru pulang usai dikabarkan ayahnya sakit. Kondisi itu yang membuat emosinya tak terkendali saat ditegur korban.
"Saya dapat telepon dari rumah kalau ayah saya sakit, jadi saya menyetir agak kencang. Lalu terjadi peristiwa (pemukulan) itu," jelasnya.
Disanksi Partai
DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember bakal memberi sanksi tegas kepada kadernya yang arogan. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Timur Mohammad Khozin.
Khozin menyatakan, PPP selaku partai bernaungnya Imron Baihaqi telah menjatuhkan sanksi berupa SP 1 ke Imron atas sikap arogannya hingga berujung pemukulan ke ketua RT di wilayah Perumahan Bernardy Land Jalan Cendrawasih, Lingkungan Puring, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang bernama Dodik Wahyu Rianto.
Baca Juga: Miris, Satu Pelaku Balap Liar Jember Dicokok Polisi Berstatus Pelajar
Sementara Imron Baihaqi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang GPK pun dinon-aktifkan dari posisinya.
"Sehingga kami pun menunjuk Wakil Ketua Wilayah 3 PW GPK Jatim Ikbal Wilda Fardana sebagai Plt. Ketua PC GPK Jember," kata Mohammad Khozin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!