BeritaHits.id - Polemik terkait penghargaan yang diberikan kepada Anies Baswedan sebagai satu dari 21 pahlawan transportasi 2021 masih berlanjut. Kali ini muncul sorotan dari publik terhadap TUMI (Transformative Urban Mobilty Initiative), organisasi yang memberikan penghargaan tersebut.
Akun Facebook Karjo Wijono menuliskan ulasan tentang TUMI pada Sabtu (6/2/2021). Ia mengatakan bahwa lembaga tersebut bukanlah LSM seperti GreenPeace yang cukup besar dan bonafide.
"Lantas siapa sih TUMI itu.. yang memberi penghargaan tersebut?" tulis akun Karjo Wijono.
"TUMI itu suatu lembaga semacam LSM nir profit yang berbasis di Jerman. Hasil check di webnya mereka memberikan pelatihan, konsultasi dll tentang transportasi, mobilitas warga di perkotaan," lanjutnya.
"Hasil check lebih dalam dari akun twitter, FB, IG-nya, LSM ini bukanlah LSM semacam GreenPeace yang cukup besar dan bonafide," tulisnya lagi.
Lebih lanjut Karjo Wijono menjelaskan tentang akun media sosial milik TUMI. Ia mengambil kesimpulan, dilihat dari jumlah followers dan interaksi dalam media sosialnya, TUMI bukanlah organisasi besar.
"Perhatikan dari akunnya. Twitter: akunnya tidak terverifikasi (centang biru), followernya hanya 11900 an.dan aktivitas tweetnya juga sepi," tulis Karjo.
Dalam ulasan tersebut juga dijelaskan bahwa unggahan TUMI di Facebook yang mengumumkan penghargaan untuk Anies hanya dikomentari oleh belasan akun, yang kebanyakan adalah orang Indonesia. Begitu pula dengan akun IG TUMI yang hanya memiliki sedikit followers.
"Facebook: akun fanpage-nya baru dibuat tahun 2018, followers-nya 8000an, yang like kurang dari 8000an. Lucunya, saat mengumumkan penghargaan yang membuat Anies seperti dilambungkan itu, postingnya hanya dapat emoji 63, 12 komen dan 34 share. Hebatnya yang komen dan share itu kebanyakan orang-orang Indonesia yang fansboynya Anies," lanjutnya.
Baca Juga: Soal Kemungkinan Dukung Anies Baswedan di Pilkada, PDIP Jawab Begini
"IG. : Ini yang membuat terbelalak, katanya kelas dunia, akun IG-nya hanya 21 post dan 188 followers. Itu juga kalah sama akun IG ku. Yang begitu Kelas dunia?" tulisnya lagi.
Karjo Wijono juga menyoroti soal kriteria dalam penghargaan tersebut. Di akun media sosialnya, pengumuman akan adanya penghargaan tersebut bahkan diberikan sehari sebelum penghargaan diberikan.
"Memperhatikan lebih dalam lagi dari akun medsosnya si TUMI ini, sehari sebelum mengumumkan penghargaan itu baru posting bahwa besok akan ada Lounching penghargaan itu. Dan hampir nggak ada yang merespons, dan tiba-tiba memberikan penghargaan tersebut, tanpa ada kriteria misalnya skoring dan lain-lain," tulisnya.
TUMI disorot Ferdinand Hutahaean
Senada dengan ulasan tersebut, Ferdinand Hutahaean juga menyampaikan pernyataan terkait organisasi TUMI. Ia menyebut bahwa TUMI adalah organisasi kecil dan bukan merupakan lembaga internasional yang terkenal.
"Ini akun Twitter TUMI, follower dan followingnya bikin geli, kupikir dia ikut program Follback. Sudah 2 hari 21 Heroes dirilis, ternyata yang komen cuma 91, RT 286 dan Like 349. Sungguh ini menunjukkan TUMI cuma organisaai kecil dan bukan lembaga internasional yang dikenal," tulis Ferdinand pada Minggu (7/2/2021).
Berita Terkait
-
Soal Isu Anies Baswedan Diusung PDIP, Muannas: Noda Hitam Demokrat
-
Bandingkan dengan Risma, Rocky Gerung: Anies Baswedan Bisa Lebih Berbahaya
-
Diam-Diam Anies Bertemu Prabowo Pekan Lalu, Ini Isi Pembahasannya
-
Soal Kemungkinan Dukung Anies Baswedan di Pilkada, PDIP Jawab Begini
-
Ketika Anies Baswedan Membantah Riza Patria Terkait Lockdown Weekend
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!