BeritaHits.id - Beredar tangkapan layar berisi kisah seorang pemuda yang kian resah dengan aksi ibu-ibu 'kolombus' alias kelompok bungkus-bungkus.
Pasalnya, ada sekelompok ibu-ibu yang begitu niat membawa kantong plastik dan tas besar dari rumahnya, untuk mengambil makanan yang telah dihidangkan.
Hal itu diketahui setelah pengguna akun Facebook bernama Teja membagikan kisahnya itu, kemudian dibagikan ulang oleh pengelola akun Instagram @mak_inpoh.
"Apa disini ada yang termasuk pasukan Ibu-ibu Kolombus (kelompok bungkus bungkus)?," tulis keterangan di unggahan itu.
Dalam tangkapan layar itu tampak Teja tengah menghadiri undangan acara akikah anak tetangganya. Lantaran sedang PSBB, tamu undangan yang hadir hanya kalangan keluarga dan tetangga terdekat saja.
Setelah acara hajatan selesai, pemilik rumah kemudian menyajikan hidangan kampung seperti wajik, bolu, dan lainnya pada tamu.
Namun, saat menikmati hidangan tersebut ada hal yang menarik perhatian Teja, yakni sekelompok ibu-ibu pasukan kolombus.
Teja mengatakan, ada seorang ibu yang begitu niat membawa kantong plastik dan memasukkan sepiring bolu ke dalamnya.
"Ibu yang satu baner-bener niat banget bawa kresek indomar*, lalu bolu sepiring yang disajikan depan para tamu pun diambil sama dia, lalu diam-diam itu boli raib seketika. Oh no, ternyata sepiring bolu itu sudah masuk kantong kresek," cerita Teja.
Baca Juga: Divonis Air Ketuban Minim, Perempuan Ini Ngaku Jadi Korban Tipu-tipu Dokter
Akibat hal itu, Teja semakin penasaran dan terus memperhatikan gerak-gerik ibu kolombus lainnya. Terkejutnya, ia melihat seorang ibu memasukkan wajik dan kue kacang setoples ke dalam tas berukuran besar.
"Jujur aku makin penasaran, apalagi yang bakalan dilakukan sama ibu-ibu di sebelahnya. Dia bawa tas gede isinya enggak tahu apaan tapi saat ku perhatikan lagi, wajik dan kue kacang diambil sama dia. Awalnya pura-pura nyicip sambil ngobrol sama ibu-ibu yang lainnya, tapi tangan satunya bergerilya memasukan wajik dan setoples kue kacang," terangnya.
"Padahal tasnya ada tulisan merek 'H', dengan seyakin-yakinnya itu tas merek H artinya bukan hermes deh, pasti HASEM," ujarnya.
Tak berhenti di situ saja, ibu-ibu kolombus lainnya kian aktif memasukkan kue nagasari ke dalam kantong kresek.
"Setelah dua ibu-ibu kolumbus yang aku pergoki, eh ternyata ada lagi. Sepertinya pasukan kolumbus ini sedang bergerilya memasukkan kue nagasari. Ujung mataku tajam melirik tangannya yang diambil langsung 5 masuk ke dalam kresek hitamnya," kata Teja.
Kemudian ibu-ibu pasukan kolombus ini kembali memasukkan sepiring kacang rebus dan sekitar 10 potong brownies di depan Teja.
Berita Terkait
-
BI Bantah Uang Redenominasi Rp100 Berwajah Jokowi
-
Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Kaget Saat Terima Angpau, Isinya Bikin Melongo
-
Divonis Air Ketuban Minim, Perempuan Ini Ngaku Jadi Korban Tipu-tipu Dokter
-
Totalitas! Viral Aksi Driver Ojol Nekat Terabas Banjir Demi Antar Makanan
-
Ngenes! Tangis Lelaki Ini Pecah Usai Pesanan 60 Nasi Kotaknya Dibatalkan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!