BeritaHits.id - Anggota DPR RI Fadli Zon angkat bicara mengenai kabar dosen UIN Syarif Hidayatullah, Din Syamsuddin dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan tuduhan radikal.
Melalui akun Twitter miliknya @fadlizon, Fadli Zon justru merasa iba dengan pelapor Din Syamsuddin.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai, si pelapor memiliki keterbatasan pengetahuan sehingga mengambil tindakan gegabah menuding Din Syamsuddin radikal.
"Radikal? Kasihan yang menuduhnya karena terlalu terbatas pengetahuannya," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Minggu (14/2/2021).
Fadli Zon mengaku telah mengenal sosok Din Syamsuddin sejak 1990 lalu.
Bahkan, Din Syamsuddin juga menjadi orang yang berjasa mengenalkan Fadli Zon dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang kini menjadi bos Fadli Zon di Partai Gerindra.
"Saya kenal bang Din Syamsuddin sejak 1990 ketika Ketum Pemuda Muhammadiyah. Pernah jadi bos saya di CPDSm mengenalkan saya pada pak @prabowo awal 1990-an," ungkap Fadli Zon.
Fadli Zon juga mengungkapkan, Din Syamsuddin juga aktid memimpin Asian Conference on Religion and Peace (ACRP).
Oleh karenanya, tuduhan bahwa Din Syamsuddin sebagai seorang radikal merupakan tuduhan tak berdasar.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Ada yang Ngadu Din Syamsuddin Radikal ke Menpan-RB
"Ia lama aktif pimpin Asian Conference on Religion and Peace (ACRP)," tukasnya.
Dituduh Radikal
Din Syamsuddin dilaporkan Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) karena dianggap radikal.
Hal itu diprotes berbagai kalangan, salah satunya Cendekiawan muslim, Azyumardi Azra.
"Mengimbau agar GAR ITB menarik laporannya," kata Azyumardi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/2/2021).
Menurut Azyumardi, apabila terdapat konflik kepentingan terkait dengan posisi Din sebagai anggota MWA ITB, maka sebaiknya diselesaikan secara baik-baik di lingkungan almamater-sivitas akademika dengan semangat perguruan tinggi yang berdasarkan obyektivitas dan kolegialitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!