BeritaHits.id - Ketua DPP PSI Tsamara Amany mengaku kecewa berat dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang ditangkap KPK.
Melalui akun Twitter miliknya @tsamaradki, Tsamara mengaku tak menyangka sosok yang dianggapnya bersih kini justru tersandung kasus korupsi.
"Tentu saja kecewa sekali rasanya," kata Tsamara seperti dikutip Suara.com, Minggu (28/2/2021).
Tsamara mengenal Nurdin sebagai tokoh bersih dan anti korupsi. Hal itu yang membuatnya dan juga PSI percaya untuk mengusung Nurdin dalam Pilkada Sulsel.
Terlebih, Nurdin juga pernah meraih Bung Hatta Anti Corruption Award.
Kariernya sebagai Bupati Bantaeng juga menorehkan prestasi besar. Nurdin dianggap sebagai pemimpin yang berhasil.
Namun, Tsamara tak menyangka setelah Nurdin dilantik menjadi gubernur, Nurdin justru terciduk KPK.
"Saya dulu begitu percaya beliau tokoh bersih dan antikprupsi. Bilai dapat Bung Hatta Anti Corruption Award dan dianggap sukses di Bantaeng. Siapa sangka?" ungkap Tsamara.
Tsamara mengaku mendukung penuh upaya KPK mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Nurdin.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Begini Reaksi PDIP
"Jika terbukti, saya dukung KPK. Saya 100 persen dukung KPK mengusut," tukasnya.
Seperti diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah telah berada di Gedung KPK untuk menjalani proses lebih lanjut. Dia sampai di gedung Merah Putih itu sekitar pukul 09.40 WIB, Sabtu (27/2/2021).
Nurdin Abdullah datang mengenakan jaket berwarna hitam, celana jeans dan topi biru.
Nurdin Abdullah mengaku sedang tertidur pulas saat KPK menjemputnya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
"Saya sedang tidur pas dijemput," kata Nurdin di Gedung KPK, Sabtu (27/2/2021).
Nurdin Abdullah diciduk KPK atas dugaan kasus korupsi. Nurdin Abdullah dijemput di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Jalan Jendral Sudirman Kota Makassar sekitar Pukul 03.00 Wita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!