BeritaHits.id - Aksi Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi viral di media sosial. Para mahasiswa dipaksa tengkurap di atas pasir pantai yang panas lalu dipukuli menggunakan botol oleh para senior.
Penampakan ospek dengan kekerasan tersebut diunggah oleh akun Twitter @tr***zi.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com, Selasa (2/3/2021), aksi ospek tersebut terjadi belum lama ini.
Dalam salah satu video yang diunggah, tampak puluhan mahasiswa tengkurap di atas pasir tepi pantai.
Para mahasiswa terlihat hanya mengenakan celana panjang tanpa baju, sementara mahasiswi masih mengenakan pakaian lengkap.
Para mahasiswa itu berjajar dengan posisi tengkurap di atas pasir pantai dengan cuaca yang terik.
Satu per satu senior kampus menghampiri para mahasiswa kemudian memukuli punggung mahasiswa juniornya diduga menggunakan botol.
Para senior masing-masing memukuli juniornya secara bersamaan. Bahkan, ada beberapa senior yang terlihat memukul dengan sekuat tenaga ke arah mahasiswa.
Aksi pemukulan terhadap mahasiswa tersebut juga disaksikan oleh sejumlah pengunjung pantai, bahkan ada pula anak kecil yang menyaksikan momen tersebut.
Baca Juga: Kian Terkenal, Botol Minum Dimas Ahmad Hampir Rp 4 Juta
Dalam video terpisah, terlihat para mahasiswa diminta untuk merayap dan berguling di atas pasir di tepi pantai.
Beberapa senior memantau para mahasiswa tersebut sambil memukul punggungnya menggunakan botol.
Aksi ospek penuh kekerasan terhadap mahasiswa junior itu langsung viral di media sosial.
Banyak warganet geram melihat aksi para kakak tingkat yang melakukan tindak kekerasan terhadap adik tingkatnya.
Tak sedikit pula warganet mengecam pihak kampus agar memberikan sanksi tegas kepada para senior tersebut.
"Pertama kalau memang benar pas lagi pandemi itu to*ol. Kedua, lo ospek gitu di tempat wisata. Ketiga, mau di tempat wisata atau private place tetap saja ospek fisik sekarang enggak dibenarkan," ujar @no*******ny1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!