BeritaHits.id - Sebuah video yang memperlihatkan antrean panjang para lansia di sebuah trotoar viral di media sosial. Para lansia yang mengantre tersebut diduga sedang menunggu giliran untuk menerima vaksin Covid-19 di salah satu fasilitas kesehatan.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @DGarnianti, Selasa (2/3/2021) tampak antrean tersebut memanjang hingga keluar lokasi vaksinasi.
Meskipun semua lansia yang mengantre tertib mengenakan masker, jarak antar pengantre terlihat sangat berdekatan satu sama lain.
Dalam keterangan yang diberikan akun Twitter tersebut, disebutkan bahwa antrean itu terjadi di daerah Hang Jebat, Kebayoran, Jakarta.
"Suasana Lansia ngantri untuk vaksin di Hang Jebat, Kebayoran. Nggak kebayang kerumunan untuk 1000 orang/hari," tulis @DGarnianti.
Dalam cuitan tersebut, akun @DGarnianti meminta solusi pada Kementerian kesehatan RI, Satgas Covid, dan juga Pemprov DKI.
"Saya dapat dari WAgroup seperti ini, sungguh tidak aman ada solusi? Cc @KemenkesRI, @satgascovid19id, @DKIJakarta. Semoga tidak terulang di tempat lain," lanjutnya.
Dalam video tersebut, tampak beberapa lansia telah kelelahan menunggu dan memilih duduk di trotoar. Sedangkan yang lainnya masih tetap berdiri di antrean yang tidak ada pengaturan jarak. Semua pengantre tampak berdiri berkerumun, berdekatan satu sama lain.
Video tersebut juga disorot oleh warganet lainnya. Salah satunya ialah akun @indriseska. Ia menyoroti para lansia yang berbondong-bondaong datang menembus panas dan hujan.
Baca Juga: 1,3 Juta Kasus Setahun Pandemi Covid-19, Ini Permintaan IDI ke Pemerintah
"Viral di wa kalo di Hang Jebat ada vaksin. Semua berbondong-bondong ke sana. Hujan panas juga dilawan," tulis akun @indriseska.
Dari kejadian itu, dikhawatirkan terjadi penurunan kondisi kesehatan para lansia karena antrean panjang dan berkerumun. Padahal, seperti yang disyaratkan, penerima vaksin harus dalam keadaan fit.
"Nah justru itu, kalau seperti ini gimana ya? Lansia antre, kecapekan, kondisi drop, kerumunan, padahal untuk divaksin kondisi badan harus fit. Apa nggak malah bahaya?" tulis @DGarnianti.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Puluhan Santri di Singaparna Hilang Penciuman sampai Demam
-
ITC Kebon Kalapa Bandung Sepi Akibat Pandemi Covid-19
-
Tilap Dana Bantuan Covid 19 untuk Berjudi, Kades Terancam Hukuman Mati
-
1,3 Juta Kasus Setahun Pandemi Covid-19, Ini Permintaan IDI ke Pemerintah
-
Viral Arisan Sosialita, Piring Banjir Uang Jutaan Bikin Publik Melongo
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!