BeritaHits.id - Video belasan ambulans melakukan konvoi menjemput 47 pasien Covid-19 klaster senam aerobik di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya viral di media sosial.
Penjemputan puluhan pasien positif Covid-19 tersebut dilakukan pada Kamis (11/3/2021).
Momen belasan ambulans konvoi tersebut diunggah oleh akun Instagram @infotasik.
Ambulans tersebut tampak berjalan beriringan menjemput satu per satu pasien Covid-19 yang berada di wilayah Puspahiang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi mengatakan sebanyak 47 pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan penelusuran klaster klub senam di wilayah tersebut.
"Kasus positif hasil penelusuran anggota klub senam dan keluarganya, yang diusap sudah banyak," kata Atang dikutip dari Antara, Sabtu (13/3/2021),
Kemunculan klaster berawal dari klub senam di Tasikmalaya melakukan wisata ke Gunung Papandayan, Kabupaten Garut pada 14 Februari 2021.
Di lokasi wisata, para anggota klub juga bertemu dengan klub senam lainnya dari Kabupaten Garut dan Bandung.
Sepulangnya dari wisata, seorang anggota klub mengeluhkan sakit batuk dan pilek. Setelah diperiksa ternyata dinyatakan positif Covid-19
Baca Juga: Parakan 01 Viral, Ternyata Gegara Video ABG Mesum di Pinggir Jalan
Setelah penelusuran diteruskan didapatkan pasien positif bertambah menjadi 21 orang hingga akhirnya tercatat mencapai 47 orang.
Atang menyebut masiha da kemungkinan jumlah pasien positif klaster klub senam tersebut akan terus bertambah karena ada beberapa warga masih menunggu hasil tes usap.
"47 orang yang positif itu baru sebagian, mungkin ada penambahan," ungkapnya.
Seluruh pasien positif dibawa menggunakan ambulans yang telah disiapkan oleh pemerintah menuju ke tempat isolasi di Wisma Haji di Kecamatan Singaparna.
"Semua dibawa ke Wisma Haji, tapi setelah dilakukan skrining awal, tiga orang dipulangkan karena sudah melewati masa isolasi, jadi sekarang yang di Wisma Haji 44 orang," tuturnya.
Adapun dari puluhan anggota klub senam yang dinyatakan positif Covid-19, mayoritas tidak menunjukkan adanya gejala terinfeksi Covid-19.
"Sekarang ada yang bergejala ringan, mayoritas OTG (Orang Tanpa Gejala)" tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!