Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha | Hernawan
Kamis, 25 Maret 2021 | 18:48 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.[YouTube/KompasTV]

BeritaHits.id - Partai Demokrat Kubu Moeldoko hari ini, Kamis (25/3/2021) siang menggelar konferensi pers di area Hambalang Sport Center yang mangkrak.

Membahas soal keabsahan kepengurusan Partai Demokrat, kubu Moeldoko menyinggung kasus Hambalang dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau Pepo.

Dalam kesempatan itu, salah satu pencetus KLB Demokrat, Darmizal melempar sindiran untuk ayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.

Darmizal mengatakan, SBY saja sampai harus 'turun gunung' untuk mengantarkan sosok yang disebutnya sudah berada di puncak tetapi tak bisa mendaki.

Baca Juga: Demokrat Versi KLB Rangkul Nazaruddin, Jubir: Kebutuhan Menghadapi Cikeas

Pepo Tahu Jalan Turun

Partai Demokrat kubu Moeldoko saat menggelar konfrensi pers di Hambalang, Bogor. (Suara.com/Bagaskara)

Dalam konferensi pers yang disambut hujan deras, Darmizal menyoroti sosok disebutnya sudah berada di puncak tetapi tak pernah mendaki.

Darmizal kemudian menyinggung sosok Pepo atau SBY yang terpaksa ikut turun dan mengantar orang itu agar tahu jalan.

"Ada yang sudah di puncak tapi tidak pernah mendaki sehingga tidak pernah tahu jalan turun dan terpaksa Pepo yang mengantarkan perbaikan di bawah. Karena hanya Pepo yang tahu jalan turun," ungkap Darmizal dikutip beritahits.id dari Hops.id -- Jaringan Suara.com.

Usai menyinggung hal itu, Darmizal kemudian menyoroti kasus Hambalang. Dia meminta kebenaran kasus tersebut disurut.

Baca Juga: Konpers di Hambalang, Max: Ada yang Nikmati Hasil di Sini Tapi Kebal Hukum

"Di sini Hambalang masih banyak sisa-sisa yang kami minta pada pemerintah. Kebenaran meski tegak walau langit akan runtuh. Hukum harus tegak di negara kita Indonesia sebagai panglima tertinggi," tukasnya.

Load More