BeritaHits.id - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi soal Habib Reza Syahab yang mengancam para pemaksa Habib Rizieq Shihab (HRS) masuk neraka. Eko menganggap Habib Reza satpam pintu neraka.
Hal tersebut disampaikan Eko Kuntadhi melalui sebuah cuitan di akun Twitter miliknya @eko_kuntadhi.
"Baru tahu. Satpam pintu neraka itu ternyata laskar juga toh. Pantes cingcai..." tulis Eko Kuntadhi menanggapi judul berita, seperti dikutip BeritaHits.id, Jumat, (26/3/2021).
Cuitan Eko Kuntadhi ini ditanggapi pengguna Twitter yang lain.
"Semakin ditinggalkan oleh hikmat, akal dan nalar. Yang ada hanya merasa bermegah diri melebihi PenciptaNYA," tulis warganet.
"Beginilah logika orang beragama dengan miskonsepsi. Dia pikir dia beragama untuk memiliki Tuhan lalu mengatur-aturNya. Lha kita beragama dan menjalani perintah --mencintai sesama-- supaya kita 'dimiliki dan dipilih diridoi' olehNya. Laskar itu adalah contoh salah kaprah dalam pemahaman agama," tulis warganet yang lain.
"Dia kira semua orang bisa di doktrin begitu. Sekarang orang sudah cerdas," tulis warganet lainnya.
Habib Reza: Pemaksa HRS Akan Saya Paksa Juga Masuk Neraka di Hari Kiamat
Seperti diberitakan BeritaHits.id sebelumnya, Habib Reza Syahab sedih dan marah melihat Habib Rizieq Shihab (HRS) yang mengaku dipaksa, didorong dan dihinakan dalam mengikuti sidang. Saking marahnya, Habib Reza mengancam pemaksa HRS untuk masuk neraka di hari kiamat.
Baca Juga: Rizieq Sidang Offline, Polisi Siaga Penuh Antisipasi Kerumunan Pro HRS
Video HRS mengaku didorong beredar viral di media sosial dan sampai disaksikan oleh Habib Reza Syahab.
Habib Reza kemudian mengaku sedih dan marah saat melihat 'imam besar' diperlakukan demikian.
"Ketika ana (saya) melihat itu jujur wallahi di dalam hati ana sendiri tuh merasa seperti gue ini gak ada guna, maksudnya itu dalam artian, gue ini ngeliat imam besar seperti ini dihinakan, dinistakan dan didorong-dorong. Bahkan sampai dipaksa untuk melakukan sidang online tersebut yang mana itu imam besar sendiri tidak mau tapi imam besar dipaksa," kata Habib Reza seperti dikutip BeritaHits.id dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Kamis (25/3/2021).
Habib Reza menilai HRS bersikeras menolak alasannya karena mendiskriminasi.
"Kenapa imam besar gak mau, salah satu alasannya adalah mendiskriminasi beliau, itu juga sangat merugikan beliau, jujur ana ketika melihat video itu membuat hati ini ana sakit, hati ana marah," kata Habib Reza.
Saking marahnya, Habib Reza sampai mengutuk dan mengancam siapapun yang memperlakukan HRS secara tidak adil.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi
-
Sidang Kasus Ijazah Jokowi: Kuasa Hukum Roy Suryo Siapkan Lebih dari 500 Pertanyaan
-
Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK
-
Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar
-
Ribuan Personel TNI-Polri Kawal Sidang Roy Suryo, Jokowi Hadir Jadi Saksi
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!