BeritaHits.id - Unggahan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, viral di media sosial. TKW tersebut mengaku di siksa dan mendapat perlakuan tak manusiawi selama bekerja di Bahrain.
Lewat unggahan akun Facebook Nasyfa Syakila Anha Irenk, TKW tersebut menyampaikan keluh kesahnya selama berada di Bahrain. Ia mengaku mendapatkan tindak kekerasan meskipun sedang dalam kondisi sakit. Unggahan itu juga sudah dibagikan ulang salah satunya oleh akun Twitter @goresancoin.
Minta hubungi keluarga
Dalam sebuah unggahan di akun Facebook tersebut, ia meminta pada siapapun yang membaca unggahan tersebut untuk melapor pada keluarganya bahwa ia butuh pertolongan.
"Tolong saya, saya di sini menderita, mau ka pulang. Saya seorang TKW, tolong siapapun yang melihat postingan saya kumohon hubungi keluarga saya sebelum saya mati di sini di Bahrain," tulis TKW tersebut di akun Facebook miliknya.
"Tolong, tolong, saya. Mungkin ini status terakhir saya, tolong," sambungnya.
Mengaku disiksa meskipun sedang sakit
Dalam unggahannya yang lain, TKW asal Polewali Mandar itu mengaku disiksa meskipun sedang sakit dan sesak nafas. Ia mengaku tetap disiksa meskipun sudah minta tolong.
"Saya sakit tapi masih disiksa kerja sampai saya tak berdaya, sampai saya sesak napas dan hampir kehilangan nyawa karena sesak napas. Tapi mereka semua melihat-lihatku saja dan malah melewati saya sambil muka marah dan cuek," tulis TKW tersebut di unggahannya yang lain.
Baca Juga: Piala Menpora 2021, Madura United Siapkan Taktik Lain Buat Redam Bajol Ijo
"Saya sambil minta tolong sama mereka semua, tapi malahan dia lihat-lihati saya," sambungnya.
Akses komunikasi ke keluarga diputus
Dalam unggahannya, TKW mengaku bahwa koneksi internet di tempatnya bekerja dimatikan agar ia tak bisa menghubungi pihak keluarga di Indonesia. Ia kembali memohon pada siapa saja yang membaca unggahannya untuk menginformasikan pada keluarganya.
"Tolong, saya ndak punya jaringan karena wifi-nya dimatikan supaya tidak bisa menelepon keluarga, tapi saya tetap menulis status berharap ada keajaiban Tuhan yang bisa mengirim status saya ini," ujarnya lagi.
"Tolong siapapun yang melihat postingan saya, hubungi keluarga saya dan polisi karena kalau tidak saya bisa mati di tangan mereka semua yang tak punya hati dan belas kasihan," sambungnya.
Tanggapan warganet
Melihat unggahan tersebut, para warganet lantas memberikan komentar. Mereka juga menyebarkannya agar viral dan sampai ke pihak keluarga.
Berita Terkait
-
Insinyur Mesir Ciptakan Robot Swab Test Covid-19
-
Pertalite Langka di Pesisir Selatan, Sopir dan Nelayan Mengeluh
-
Piala Menpora 2021, Madura United Siapkan Taktik Lain Buat Redam Bajol Ijo
-
Polda Segel 2 Tempat Hiburan Malam di Tangsel, Satu Pengunjung Positif Sabu
-
Kawasan Rancamaya Jadi Tempat Pembangunan RSUD Tipe A Bogor
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!