BeritaHits.id - Beredar narasi yang menyebutkan pancaran radiasi wifi bisa menyebabkan kanker darah pada anak.
Narasi tersebut beredar luas di media sosial dan pesan berantai WhatsApp.
Berikut isi narasi yang menjadi viral di media sosial tersebut:
"Pihak medis menjawab banyak faktor .. salah satunya adalah terkena *RADIASI (bersumber dari Gadget, radiasi Wifi)* . Tersentak kami baru sadar, kami baru percaya, karena selama ini ananda Zein Raffael *sangat intens bermain gadget* (hp dengan you tube-nya) dan dari pancaran Wifi yang ada di rumah kami.. dan membiarkannya karena anak dirasa diam saat bermain gadgetnya.
Kami menangis, kami sedih, kami menyesal… kenapa kami biarkan anak2 asik dengan gadgetnya…. Hingga sekarang terjadilah seperti ini…"
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (27/3/2021), klaim yang menyebut pancaran radiasi wifi bisa menyebabkan kanker darah pada anak adalah klaim yang salah.
Setelah ditelusuri, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam situs resminya menegaskan, radiasi wifi tidak dapat memicu kanker baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Lurah Minta Warganya Foto Selfie KTP untuk Data Agama?
Tidak ada kaitan antara radiasi wifi dengan risiko terjangkitnya kanker, terutama pada anak-anak. Pernyataan WHO juga didukung oleh para ahli dan ilmuwan di seluruh dunia.
Seorang pakar fisika dari Drexel University di Amerika Serikat menjelaskan, radiasi wifi memiliki sidat yang berbeda dengan sinar gamma yang dihasilkan oleh tenaga nuklir atau sinar ultraviolet (UV).
Radiasi yang dihasilkan sinar gamma dan sinar UV mampu menyebabkan perubahan DNA atau mutasi genetik dalam tubuh manusia. Mutasi genetik bisa memicu pertumbuhan sel kanker.
Radiasi wifi yang dipancarkan gelombang elektromagnetik tidak bisa menyebabkan mutasi genetik pada orang dewasa maupun anak-anak. Oleh karenanya, radiasi wifi tak bersifat karsinogenik yang menyebabkan kanker.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut pancaran radiasi wifi bisa menyebabkan kanker darah pada anak adalah klaim yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!