Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani
Minggu, 04 April 2021 | 18:19 WIB
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

BeritaHits.id - Kasus medis langka dialami oleh seorang bayi laki-laki yang baru saja lahir di Irak. Bayi tersebut terlahir dengan tiga alat vital dan menjadi yang pertama di dunia.

Menyadur dari Indian Express, kondisi bayi itu disebut dengan nama triphalia yang berarti tiga alat kemaluan. Kondisi itu belum pernah dilaporkan oleh manusia selama ini.

Menurut para dokter, pasien tersebut memiliki presentase yang unik dan tidak ada kasus identik. Tim yang dipimpin oleh Dr Shakir Saleem Jabali menyebut sang bayi menjadi manusia pertama yang lahir dengan penderitaan tersebut.

Triphallia adalah kondisi manusia yang tidak dilaporkan sampai sekarang. Pasien dengan kondisi ini memiliki presentasi yang unik dan tidak ada kasus yang identik," kata Dr Shakir di International Journal of Surgery Case Reports.

Bayi itu dilaporkan lahir tiga bulan lalu di Duhok, bagian utara negara Iran. Temuan itu berawal dari laporan orang tua bayi.

Orang tuanya menemukan 'dua tonjolan kulit' di dasar skrotum bayi mereka. Kebingungan, mereka langsung membawa anak mereka ke dokter.

Bukannya mendapat jawaban, para dokter pun tak kalah bingung dengan kondisi itu. Apalagi, mereka akhirnya menyadari bahwa 'tonjolan' itu adalah alat vital.

Salah satu berukuran 2 cm sedangkan yang lainnya berukuran 1 cm. Namun, hanya 1 alat vital yang berfungsi.

Kondisi itu kini menjadi tantangan dalam dunia medis. Meski tidak berbahaya, namun kelainan itu dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

Baca Juga: Duhh! Telur Penyu Ditemukan Dijual Bebas di Pasar Tradisional Majene

Di antaranya masalah pencernaan dan saluran kemih. Karena itu, tim dokter masih mencari cara untuk mengatasi kelainan tersebut.

"Perawatannya sulit karena mengandung aspek medis, etika, dan kosmetik. Tim multidisiplin gabungan diperlukan untuk manajemen dan tindak lanjut jangka panjang diperlukan," jelas Dr Shakir.

"Eksisi atau rekonstruksi alat vital duplikat diperlukan tergantung pada perkembangan fisik dan anatomi uretra," tutupnya.

Load More