BeritaHits.id - Kedatangan Presiden Joko Widodo di pernikahan pasangan selebriti Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah telah memicu kontroversi. Terbaru, dosen di Singapura ikut terheran-heran dan menyentil orang nomer satu di Indonesia.
Dosen Nanyang Technological University (NTU), Prof Sulfikar Amir memberikan kritikan ke Jokowi melalui akun Twitter @sociotalker. Akun tersebut diketahui memang milik Prof Sulfikar.
Dalam kritikannya, ia menilai Presiden Jokowi melakukan sikap kurang bijak sebagai pemimpin negara. Menurutnya, alahkah lebih baik jika presiden mengurus hal yang jauh lebih penting ketimbang pernikahan YouTuber.
"Urusan genting, negara lepas tangan. Urusan enggak genting, negara turun tangan,” tulis Prof Sulfikar melalui akun media sosial pribadinya, dikutip oleh BeritaHits.Id, Senin (5/4/2021).
Baca Juga: Gus Sahal: Kenapa Sih Jkw Nggak Hadir Virtual Aja?
Kritikan itu diberikan saat Prof Sulfikar mengomentari postingan akun resmi Sekretariat Negara. Seperti yang diketahui, akun tersebut banjir kritikan setelah mengabarkan kedatangan Jokowi dan ibu negara Iriana Widodo di media sosial.
Akun tersebut memang biasa digunakan untuk mengabarkan kunjungan kerja Jokowi yang berkaitan dengan negara. Namun, pernikahan Atta dan Aurel dinilai tidak memiliki urusan dengan negara.
Ribuan warganet langsung menyukai kritikan yang dilayangkan Prof Sulfikar. Mereka terlihat mendukung pendapat tersebut dan memberikan berbagai komentar menohok.
"Trend baru. Kira-kira berapa tarif ngundang presiden untuk jadi saksi pernikahan plus Menhan? Serius nanya?," tanya warganet penasaran.
"Demi subscriber di YouTube juga kan shayyyyy. Lupa yah pak presiden kita juga YouTuber," komen warganet lainnya.
Baca Juga: Setneg Unggah Foto Jokowi jadi Saksi Nikahan Atta-Aurel, PAN: Tak Pantas!
"Jadi kesimpulannya menurut kacamata pihak tertentu adalah 'Urusan ini genting dan penting'," tandas warganet.
Berita Terkait
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak