BeritaHits.id - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K Harman meminta Presiden Joko Widodo agar menetapkan banjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bencana nasional.
Banjir bandang yang melanda NTT menyebabkan puluhan hingga ribuan warga hanyut dan hilang. Selain itu, rumah warga serta infrastruktur banyak yang rusak.
Menurut Mantan Gubernur NTT tersebut, bencana ini harus ditetapkan sebagai bencana nasional.
Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID.
"Kami meminta Presiden Jokowi segera menetapkan bencana NTT sebagai bencana nasional mengingat korban nyawa yang tidak sedikit, ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal, putusnya konektivitas, kerusakan infrastruktur meluas, dan dampak sosial ekonomi yang tidak kecil," ujarnya, dikutip Beritahits.id.
Diketahui, banjir bandang yang melanda NTT pada Minggu (4/4/2021) merupakan banjir bandang terparah dalam 10 tahun terakhir.
Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, banjir besar sebelumnya tercatat pada 3 November 2010 dan 11 April 2011.
Pada 3 November 2010, banjir menerjang Kabupaten Timor Tengah Selatan dan mengakibatkan 31 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 27 luka-luka, dan 159 rumah rusak.
Kemudian, 11 April 2011, banjir melanda Kabupaten Belu yang mengakibatkan 3.277 rumah dan 14 fasilitas umum rusak.
Baca Juga: Perkembangan Terkini Banjir Bandang dan Longsor di NTT, 18 Desa Terisolasi
Pada Minggu (4/4/2021), banjir bandang disebabkan badai siklon tropis Seroja.
Banjir bandang ini melanda 10 kabupaten dan satu kota. Daerah yang diterjang banjir, meliputi Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur (banjir bandang), Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Alor, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.
Berita Terkait
-
Jokowi & Prabowo Hadiri Nikah Atta-Aurel, Rocky Gerung Singgung Uang Rakyat
-
Alasan Menohok Partai Demokrat yang Pastikan Tak Minta Maaf ke Jokowi
-
Pasca Badai Seroja, 12 Desa di NTT Masih Terisolasi
-
Aurel - Atta Halilintar Pesta Resepsi Habis Lebaran, Jokowi Datang Lagi?
-
Jokowi Sering Kondangan saat Pandemi COVID-19, Bukan Cuma ke Aurel-Atta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!