BeritaHits.id - Pertunjukan seni Jaran Kepang di Medan, Sumatera Utara dibubarkan oleh sekelompok orang yang mengaku dari organisasi masyarakat (ormas) Islam.
Bahkan, salah satu anggota ormas yang mengenakan seragam bertuliskan 'Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan' itu juga sempat meludahi seorang warga yang menolak pertunjukan tersebut dibubarkan.
Momen pembubaran paksa pertunjukan seni yang dituding musyrik itu viral di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun YouTube Tsc.
Dalam video itu, tampak sejumlah anggota ormas berseragam warna hitam itu mendatangi kerumunan warga dan langsung membubarkan pertunjukan.
Baca Juga: Viral Cewek Cantik Terciduk Maling HP Tak Sadar Terekam CCTV
Para anggota ormas itu tampak mengangkat beberapa properti seperti wayang kuda yang digunakan untuk pertunjukan.
"Setan yang kalian puja-puja itu, kesyirikan disebar ke mana-mana. Syirik itu, bubar!" teriak salah seorang anggota seperti dikutip Beritahits.id, Rabu (7/4/2021).
Salah seorang warga tak terima jika ormas tersebut membubarkan pertunjukan seni rakyat itu.
"Itu cuma untuk hiburan, aku warga sini," kata salah seorang warga perempuan.
Namun, aksi protes warga tersebut justru ditanggapi arogan oleh anggota ormas.
Baca Juga: Kelewat Ngidam Makan Pisang Krispi, Pembeli Syok yang Datang Pisang Creepy
Salah seorang anggota ormas langsung mendekati warga itu dan meludahinya.
Sontak sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut ikut bereaksi tak terima diludahi.
Akhirnya kericuhan pun tak dapat dihindari. Warga dan anggota ormas tersebut terlibat adu mulut.
Aksi ormas membubarkan paksa pertunjukan seni hingga meludahi warga itu viral di media sosial.
Banyak warganet mengecam aksi ormas yang dinilai telah berlebihan bahkan meludahi warga.
"Itu adat budaya Indonesia yang diakui di dunia, yang bilang musyrik sesungguhnya dialah yang musyirk sendiri," kata Yuyut Oppojoy.
"Saya sebagai pegiat seni Jaranan Malang Raya sangat emosi lihat video ini!" ungkap Wahyoe Marta.
"Tujuan kesenian jaran melestarikan budaya bukan berarti menyembah setan," tutur Riki Irawan.
"Apa wewenang ormas bubarkan kesenian tersebut," ujar Budi Buluk.
Berita Terkait
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
-
Lebih 50 Ribu Nyawa Melayang: Perempuan dan Anak Jadi Korban Mayoritas Agresi Israel
-
Geleng-Geleng Kepala, Tiket Medan-Batam Lebih Mahal dari Terbang ke Eropa: Nyaris Rp18 Juta
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak