BeritaHits.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membongkar harga daun pisang yang mengejutkan di luar negeri. Harga tersebut bahkan membuat Khofifah meminta masyarakat bersyukur tinggal di Indonesia.
Melalui akun Instagramnya, Khofifah menunjukkan harga sebungkus daun pisang yang bertulisan 1.39 pound sterling. Jumlah itu jika dikonversikan ke rupiah menjadi Rp27 ribu.
"Banana Leaf, (pound sterling) 1.39," pada tulisan yang menempel di bungkus daun pisang itu.
Mahalnya harga daun pisang di luar negeri membuat Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini mengingatkan masyarakat. Ia berpesan kepada warga agar bersyukur hidup di Indonesia.
Menurutnya, bahan-bahan makanan di Tanah Air jauh lebih murah ketimbang di luar negeri. Khofifah sendiri mengaku tidak bisa membayangkan harga makanan di luar negeri yang harus menggunakan daun pisang.
"Inilah salah satu alasan dari sejuta alasan kenapa kita harus banyak-banyak bersyukur tinggal di Indonesia," tulis Khofifah di akun Instagram seperti dikutip dari BeritaHits.Id, Kamis (8/4/2021).
"Bisa bayangkan berapa harga arem-arem, lemper, nagasari atau lemet di luar negeri sana kalau harga daun pisangnya segini," tanya Khofifah.
Postingan orang nomor satu di Jawa Timur itu langsung banjir komentar oleh warganet. Banyak dari mereka yang tidak percaya dengan mahalnya harga daun pisang tersebut.
"Kudu import godong gedang budeee," sahut warganet.
Baca Juga: Niat Bantu Ibu Masak, Belum Semenit, Kepala Sudah Dihantam Pakai Rantang
"Wah lontong bisa mahal di sana bu," kata warganet yang lain.
"Lemper di sana dibungkus pakai daun cemara bu," celutuk warganet.
"Di tempat kerjaku di sini satu ikat 10 dollar buk, setara 20 ribu. Itu aja kecil sobek lagi," keluh warganet.
"Alhamdulilah saya sangat bersyukur tinggal di Indonesia," ungkap warganet.
"Kalau dipikir-pikir lucu juga sih bu, daun pisang digunakan buat ngurangin penggunaan plastik sekali pakai. Tapi bungkus daun pisangnya malah pakai plastik," ujar warganet.
Namun, sebagian lainnya justru mengeluhkan harga daun pisang di Tanah Air yang dinilai sudah mahal. Bahkan, ada yang mengaku kesulitan mencari daun pisang saat tinggal di kota besar.
Berita Terkait
-
Pertama Kali ke Restoran Tanpa Tanya Harga, Pasangan Ini Kaget Lihat Nota
-
Jajan di Warung Puncak, Syok Lihat Total Harga, Bikin Miskin Mendadak
-
KAI Tanjungkarang Turunkan Harga Rapid Test Antigen
-
Harga Terbaru Toyota Kijang Innova dan Fortuner Turun Sampai Rp40 Jutaan
-
Turun Rp 2.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 922.000 per Gram
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!