BeritaHits.id - Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi mengkritik kebijakan pemerintah memberikan denda kepada restoran yang buka siang hari selama bulan ramadhan.
Menurutnya, kebijakan tersebut justru menggambarkan bahwa umat Muslim mudah tergoda dan akan membatalkan puasa jika melihat restoran buka.
Kritik ini disampaikan oleh Teddy melalui akun Twitter miliknya @teddygusnaidi.
Teddy mengunggah foto tangkapan layar artikel salah satu media online yang mewartakan restoran akan didenda sebesar Rp 50 juta hingga ancaman penjara jika nekat buka saat siang hari selama ramadhan.
"Seolah-olah umat Muslim itu makhluk lemah, rapuh, mudah tergoda dan tidak punya kekuatan iman, sehingga jika ada restoran buka di siang hari, puasanya pasti batal," kata Teddy seperti dikutip Beritahits.id, Kamis (15/4/2021).
Tak hanya itu, Teddy juga menyoroti masyarakat beragama selain Islam dan para pedagang menjadi terkena imbas dari kebijakan tersebut.
"Jika ujiannya ditutup, lalu untuk apa ada ujian? Yang berpuasa siapa, yang dikasih ujian siapa," ungkapnya.
Teddy mengaku heran sebab pemerintah masih saja mengeluarkan kebijakan seperti itu di bulan ramadhan.
"Kok beginian masih ada ya?" ucapnya.
Baca Juga: Pembeli Warmen Lari Kocar-kacir saat Terciduk Makan di Siang Bolong
Restoran 'Bandel' Diancam Penjara hingga Denda
Pemerintah Kota Serang, Banten mengeluarkan aturan larangan restoran, rumah makan, warung nasi hingga kafe berjualan pada siang hari selama bulan Ramadhan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Imbauan Bersama nomor 451.13/335 -Kesra/2021 tentang Peribadatan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Dalam aturan tersebut tertulis restoran atau rumah makan diwajibkan tutup mulai pukul 4.30 WIB hingga 16.00 WIB.
Pemkot juga telah menyiapkan sanksi bagi para pelaku usaha yang nekat mengabaikan kebijakan tersebut.
Pelaku usaha diancam dengan sanksi berupa hukuman 3 bulan penjara hingga denda maksimal Rp 50 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!