BeritaHits.id - Tokoh muda Habib Husein Jafar Al-Hadar ikut mengomentari fenomena yang belakangan marak terjadi yakni aksi oknum jemaah salat melakukan freestyle saat sujud.
Habib Jafar menyoroti sebuah video dua wanita melakukan handstand saat sedang salat yang baru-baru ini viral di media sosial.
Menurut Habib Jafar, aksi freestyle saat sujud tersebut merupakan perilaku fatal yang membuat salat seseorang menjadi tidak sah.
Pernyataan itu disampaikan Habib Jafar dalam video berjudul "Habib Jafar Pusing Liat Sekte Bocil Free Fire", yang disiarkan melalui kanal YouTube Pemuda Tersesat.
Bukan tanpa alasan, Habib Jafar menyebut aksi tersebut fatal karena melanggar beberapa syarat sujud menurut syariat.
"Fatal, gak boleh, salat itu pertemuan mukmin dengan Tuhan. Kita harus serius, bahkan salat itu minimal tuma'ninah. Tenang itu rukun salat. Maksimal kalau bisa khusyuk," kata Habib Jafar seperti dikutip beritahits.id, Senin (26/4/2021).
Habib Husein Jafar menyoroti syarat atau rukun yang harus dipenuhi ketika seorang sujud dalam salat, termasuk bagian tubuh mana saja yang harus menempel.
Adapun ketujuh bagian tubuh sebagaimana dipaparkan Syekh Muhammad Nawawi Banten dalam kitabnya Kasyifatus Saja antara lain kening, kedua tangan, kedua lutut, dan kedua telapak kaki.
"Kalau ini jelas tidak sah sujudnya. Gak sah salat-nya karena sujudnya tak sah. Syarat sah menurut Imam Nawawi, tujuh anggota tubuh nempel," terang Habib Husein Jafar
Baca Juga: Kenang Ayah yang Ikut Nanggala-402, Putri Kolonel Harry Setiawan: Kangen Pa
"Ini kaki dan lutut gak nempel. Kedua, dia tidak memenuhi rukun karena tumpuannya harusnya kepala, ini kayaknya tumpuan tangan," sambungnya.
Habib Jafar kemudian menyinggung maksud aksi tersebut hanya sebagai konten media sosial semata.
"Salat buat konten, anda gak dapat pahala. Dapat adsense tapi gak berlaku di akhirat. Banyak yang dilanggar. Itu gak tuma'ninah, itu deg-degan. Harusnya effort dibuat untuk khusyuk. Ini malah begini," kata Habib Jafar menandasi.
Sebelumnya, aksi serupa pernah dilakukan pula oleh sekelompok anak kecil yang mengikuti salat jemaah di dalam masjid.
Habib Husein menerangkan, seharusnya anak sudah dididik sejak dini untuk bisa salat dengan baik. Namun, dia tidak heran apabila seorang anak kerap bercanda.
"Kalau anak-anak tentu, namanya anak-anak. Kalau menurut Rasul 7 tahun harus diajak salat. Umur 10 tahun dipaksa. Sebelum umur 7 tahun harus diajarkan, tapi pengajarnya (bapak) ikut. Kalau dititipin masjid saja bisa rusuh tu," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!