BeritaHits.id - Pernyataan Fadli Zon yang mengkritik penangkapan Munarman karena dugaan terorisme telah memicu kontroversi. Pakar Komunikasi Indonesia, Ade Armando turut menyindir Fadli Zon.
Diketahui, Fadli Zon menegaskan ia tidak percaya Munarman ditangkap dengan tuduhan teroris. Ia bahkan menyebut dirinya mengenal baik sosok Munarman.
"Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini. Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan," cuit Fadli di akun Twitter seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Rabu (28/4/2021).
Pernyataan Fadli itu langsung mendapatkan sindiran keras dari Ade. Dosen Universitas Indonesia ini menyebut jika Fadli Zon ternyata mengenal orang yang diduga terlibat jaringan terorisme.
"Fadli Zon ternyata mengenal baik Munarman yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Hmmmmmm....," sindir Ade dalam akun Twitter miliknya.
Sindiran keras itu langsung banjir komentar dari warganet. Sebagian besar warganet turut mengkritik pernyataan Fadli Zon.
Apalagi, mereka menyebut Anggota DPR itu kerap salah dalam membela orang. Sebagai contoh saat kasus Ratna Sarumpaet beberapa tahun lalu.
"Sama sarumpaet juga kenal baik. Tapi ketipu juga," sindir warganet.
"Dulu juga testimoni terkait Ratna Sarumpaet yang katanya digebukin," ingat warganet,
Baca Juga: Profil Munarman, Mantan Sekum FPI yang Diamankan Tim Densus 88
"Jika aparat bisa membuktikan keterlibatan Munarman secara valid, maka Fadli Zon sebaiknya ikut diciduk," saran warganet.
"Nanti kalau Munarman benar terbukti terlibat melalui proses pengadilan, apakah Fadli Zon bersedia untuk ikut dihukum karena berani memberikan personal garansi ?," tambah yang lain.
"Saya lebih percaya kepada Polri daripada dengan omongan Fadli Zon. Dan ada baiknya Fadli Zon juga dipanggil oleh pihak penyidik untuk menggali info lebih jauh terhadap si Munarman," sahut warganet.
Munarman Ditangkap Densus 88
Pengacara Habib Rizieq Shihab, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. Dia ditangkap lantaran diduga terlibat dalam kegiatan baiat anggota terorisme di tiga kota.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut bait itu salah satunya dilakukan di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.
Berita Terkait
-
Profil Munarman, Mantan Sekum FPI yang Diamankan Tim Densus 88
-
Tim Kuasa Hukum Mengaku Kesulitan Temui Munarman
-
Kini Sama-sama Dibui, Ini Doa Rizieq Khusus untuk Munarman
-
Jejak Munarman: Bela Abu Bakar Baasyir Kasus Bom Bali, dan Baiat Teroris
-
Soal Bahan Peledak, Fadli Zon: Harusnya Bisa Bedakan dengan Pembersih WC
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!