BeritaHits.id - Rangga Ranggasasana alias Rangga Sasana, salah seorang petinggi Sunda Empire yang sempat dipenjara telah menghirup udara bebas pada Rabu (19/4/2021). Tak kapok, ia menegaskan jika Sunda Empire tidak bubar.
Pernyataan ini diungkapkannya dalam akun YouTube Karni Ilyas Club yang berjudul "RANGGA 'SUNDA EMPIRE' IS BACK - KITA REHAT". Video tersebut diunggah pada Sabtu (30/4/2021).
Raden Sasana menjelaskan Sunda Empire masih bisa berjalan karena tidak dibubarkan pengadilan. Nantinya, semua permasalahan akan dikembalikan ke urusan internasional.
"Dalam status pengadilan itu tidak dibubarkan, hanya persoalan ini adalah kembalikan kepada urusan internasional," kata Raden Sasana dalam video seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Minggu (2/5/2021).
Baca Juga: Ada Sunda Empire di Balik Kemenangan Presiden Jokowi di Pilpres 2019?
Lebih lanjut Raden Sasana mengungkap dirinya beserta dua petinggi Sunda Empire lain dipenjara karena masalah Nasri Banks, bukan Sunda Empire. Ia menyebut pelapor bernama Ari Mulya yang telah meninggal dunia saat dirinya mendapat asimilasi.
Menurutnya, Ari Mulya diduga memiliki dendam pribadi kepada Nasri Banks sehingga menjebloskan seluruh petinggi Sunda Empire ke penjara.
"Masalahnya adalah persoalan kaitan dengan saat itu adalah saya melihat ada masalah antara Babeh Nasri dengan yang pelapor," beber Raden Sasana.
"Beliau kan ada lagi kena lebih dulu-dulu, entah ada punya dendam apa dan bagaimana. Hanya persoalan dengan tarik-menariknya soal Sunda, tapi sebenarnya ada dendam pribadi," sambungnya.
Dalam kesempatan ini, Raden Sasana mengaku ia menyesal terkait kasus hukum Sunda Empire. Pasalnya, tidak seharusnya dia dipenjara lantaran bergabung dengan Sunda Empire merupakan bentuk kebebasan berpendapat.
Baca Juga: Rangga Sunda Empire Klaim Bantu Gus Dur Hingga Jokowi Jadi Presiden RI
"Kalau penyesalan itu dalam sisi pengadilan kan sudah disebutkan, bahwa keterlibatan saya ini korban daripada macam-macam," ungkap Rangga.
Berita Terkait
-
Cerita Pilu Vadel Badjideh Usai Lewatkan Malam TakbirandiPenjara
-
Pembunuhan Sadis di Rest Area Tol: 2 Anggota TNI AL Divonis Seumur Hidup!
-
Nasib Mail Syahputra, Setia Kepada Nikita Mirzani Kini Penahanannya Turut Diperpanjang
-
Babak Baru Nasib Nikita Mirzani vs Vadel Badjideh: Kompak Lebaran di Hotel Prodeo
-
Viral Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu, Komisi III DPR Desak Polres Tangsel Hentikan Kasus Syafrida
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak