BeritaHits.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution baru saja kena semprot Gubernur Medan Edy Rahmayadi. Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu disemprot terkait penanganan karantina WNI dari luar negeri yang mendarat di Sumatera Utara.
Rupanya, Gubernur Edy marah karena Bobby tidak mengetahui lokasi karantina WNI yang dimaksud. Padahal, Edy mengaku sudah menjelaskannya dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Sumatera Utara.
Kala itu, hadir pula perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, yakni Plh Kepala Dinas Kesehatan Medan, Syamsul Nasution. Edy pun terheran-heran Bobby tidak mengetahui lokasi karantina WNI yang sudah diinfokan ke Syamsul.
Ia pun emosi jika sebagai gubernur harus menjelaskan lagi dimana lokasi karantina WNI dari luar negeri kepada Bobby.
"Ada lagi yang teriak-teriak di medsos atau di apa itu, wali kota tidak tahu. Loh, emang Tuhan Maha Tahu," sindir Edy seperti dikutip oleh Hops.Id -- Jaringan media Suara.com, Jumat (7/5/2021).
"Tapi kalau orang satu-satu minta diberi tahu tambah mundur dia. Hai manusia, bertakwalah kamu, kata Tuhan. Tapi tak satu persatu juga, kau harus tahu, kau harus tahu," lanjutnya.
Edy pun memerintahkan Syamsul untuk segera memberi tahu Bobby lokasi karantia. Ia juga berpesan agar Wali Kota Medan itu selalu sigap dan jangan beralasan tidak tahu lagi.
Jika sampai terjadi, Edy mengaku bisa murka. Ia bahkan menyindir tidak peduli jika Bobby mungkin merupakan keponakan Presiden Jokowi. Ia berjanji akan menyemprot jika kinerja pemerintahannya tidak baik.
"Kamu (Syamsul) berita tahu itu, jangan nanti bilang nggak tahu lagi. Aku lama-lama jadi marah aku ini. Tak ada urusan sama aku itu siapapun dia. Jangan bikin aku marah, kalau aku marah nggak peduli aku siapa dia," tegas Edy.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Polisi Usut Kasus Alat Rapid Test Antigen Tak Berizin
Kemarahan Gubernur Medan ini berawal dari protes Bobby. Ia menyebut Pemprov Sumut tidak berkoordinasi dengannya saat menentukan lokasi karantina WNI yang baru tiba dari luar negeri di Medan.
Bobby menyebut setidaknya ada lima hotel dan beberapa kantor milik Pemprov Sumut yang sudah dijadikan lokasi karantina WNI dari luar negeri. Namun, Pemprov Sumut diakui Bobby tidak memberi tahu Pemkot Medan soal lokasi karantina itu.
"Ini karantina adanya di Medan dibuat. Memang warga negara aaing (WNA) di Deli Serdang dekat bandara, untuk di Medan ada beberapa hotel dan kantor dinas kita bilang milik provinsi bukan Kota Medan," protes Bobby pada Rabu (5/5/2021).
"Karena wilayahnya provinsi, tapi kami meminta agar Kota Medan diberi informasi lebih lanjut," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Minta Polisi Usut Kasus Alat Rapid Test Antigen Tak Berizin
-
Panas! Gubernur Sumut Kesal ke Bobby Mantu Jokowi: Jangan Bikin Aku Marah
-
Jelang Lebaran, Pengusaha Kue Kering di Medan Banjir Pesanan
-
Jawab Keluhan Nelayan Lamongan, Jokowi: Sabar, Habis Lebaran Digarap Semua
-
Pemkot Medan Libatkan 2.001 Kepala Lingkungan Terapkan Larangan Mudik
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!