BeritaHits.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menilai vonis 4 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kepada Habib Rizieq Shihab tidak adil.
Menurut Fadli Zon, apabila ketidakadilan terhadap Habib Rizieq terus terjadi, bisa kemungkinan muncul situasi yang menyebabkan masyarakat tak lagi percaya hukum.
Pernyataan itu disampaikan Fadli Zon dalam video berjudul "Vonis 4 Tahun Habib Rizieq Shihab Tidak Adil" yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya.
Fadli Zon mengawali pemaparan dengan menyinggung pasal sebagaimana menjerat Habib Rizieq. Dia menyebut UU tersebut merupakan warisan Belanda.
Selain itu, narasi menyampaikan berita bohong, menurut Fadli Zon pun juga berbeda konteks antara dulu dan sekarang.
"UU Tahun 1946 itu jelas warisan Belanda dan meyampaikan berita bohong sehingga menimbulkan keonaran. Ini juga dalam konteks berbeda apalagi saat itu Indonesia baru merdeka 1 tahun, tapi bulan September, Oktober, November, Belanda dan sekutu sudah datang untuk kembali merebut kekuasaan Indonesia," terang Fadli Zon seperti dikutip Suara.com.
"Dan hukum yang ada itu warisan kolonial, konteks keonaran saat itu sangat berbeda jauh dari konteks soal laporan kebohongan hasil swab Habib Rizieq," sambungnya.
Anggota DPR RI tersebut kemudian menyinggung soal penyampaian informasi positif Covid-19 sebagaimana pernah ia lakukan beberapa waktu lalu.
"Di mana-mana kita, di tengah pandemi, banyak orang melaporkan pada publik tentang kondisinya, tentang pejabat yang mengatakan, salah satunya saya terpapar Covid, ada juga yang tidak mengatakan," kata Fadli Zon.
Baca Juga: Viral Warga Mancing di Kubangan Jalan Bak Kolam Ikan, 'Sindiran Menohok Bagi Pemerintah'
Melihat hal itu, berikut faktor kerumunan dan protokol kesehatan, Fadli Zon menilai ada inkonsistensi di dalam penerapan kasus prokes, berita bohong, dan sebagainya.
Fadli Zon menyinggung beberapa pejabat yang dahulu pernah membuat pernyataan kontroversial seputar Covid-19, termasuk anggapan virus tersebut tak akan masuk ke Indonesia.
"Ada pejabat yang bohong, bahkan menimbulkan tak hanya keonaran, tapi hancurnya kondisi. Ingat waktu itu ada yang bilag covid gak akan masuk Indonesia. Ada yang bilang kalau kalau makan nasi kucing tak akan kena Covid," ungkit Fadli Zon.
"Apa iya bukan berita bohong, bahkan membahayakan masyarat. Harusnya bisa persiapkan diri dengan imunitas, prokes. Belum lagi kebohongan lain yang menciptakan keonaran," tambahnya.
Pria asal Minangkabau tersebut lantas menyoroti vonis Habib Rizieq empat tahun penjara sebagaimana disebutnya tak adil.
Fadli Zon mengatakan, vonis majelis hakim kepada eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut terkesan menggelikan karena sangat berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!