BeritaHits.id - Sebuah video viral memperlihatkan seorang santri sedang menghancurkan pensel dengan palu berukuran besar. Tak tanggung-tanggung, ponsel tersebut remuk hingga terbakar.
Video tersebut diunggah oleh salah satu pengguna TikTok dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
Dalam video tersebut, terlihat sekumpulan santri yang tengah melingkar menonton peristiwa penghancuran ponsel itu. Mereka mengenakan pakaian berwarna putih.
Ditengah kerumunan, terlihat seorang pria memegang palu berukuran besar sedang bersiap untuk menghancurkan ponsel di depannya.
Ia kemudian mengayunkan palunya tepat di layar ponsel tersebut. Cukup dua ayunan, ponsel tersebut langsung remuk. Diayunan palu yang kedua, ponsel tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap.
Beberapa detik kemudian ponsel tersebut terbakar. Kejadian itu disaksikan oleh santri-santri di sana dengan beragam respon.
Ada beberapa santri yang takut dengan ledakan ponsel tersebut, ada pula yang menyambutnya dengan tepuk tangan dan senyuman.
Melihat adegan tersebut, para warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa diantara mereka menanyakan mengapa ponsel tersebut dihancurkan. Beberapa yang lain mendukung tindakan tersebut.
"Bisa dijelasin dong kenapa kalaw santri ketahuan membawa HP harus dirusakin. Aku islam tapi belum paham," ujar warganet.
Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bekasi Membludak: Dirawat di Mobil Pikap hingga Jalanan
"Kalau aku, daripada dirusakin..itu kan beli hape pake uang, mending dijual HP nya..uangnya kasih ke orang yang ngga punya lebih bermanfaat," tambah yang lain.
"Berani berbuat berani bertanggungjawab! Ikuti aturan kalau lu nggak sanggup, mending lu cabut," sambung lainnya.
"Kenapa harus dihancurkan coba kasih kembali ke orang tuanya kan aman buat anak dan juga orang tuanya yang membeli," kata warganet.
"Aturan yang sangat cerdas demi masa depan mereka. Kalo udah pinter mah silakan beli hp sepuasnya mau 10 juga bisa kebeli," pungkas warganet.
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bekasi Membludak: Dirawat di Mobil Pikap hingga Jalanan
-
Santri Pondok Pesantren di Bantul Dicabuli Ustaz, Aksi Pertama di Malam Tahun Baru
-
CEK FAKTA: Benarkah Kapolri Memutasi Jendral-Jendral?
-
Viral! Nakes Meninggal Dunia karena Covid-19 Saat Hamil, Suaminya Tak Kuasa Tahan Sedih
-
Viral Warga Mancing di Kubangan Jalan Bak Kolam Ikan, 'Sindiran Menohok Bagi Pemerintah'
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!