BeritaHits.id - Seorang pria pemilik warung kopi (warkop) menjadi viral setelah kedatangan Satpol PP. Ia protes dan curhat saat Satpol PP mulai mengusir pelanggan yang sedang nongkrong di warung kopi miliknya.
Momen ini viral setelah dibagukan oleh akun TikTok @4ndy_pg pada Rabu (14/7/2021). Hingga berita ini dibuat, video telah disaksikann lebih dari 3,5 juta kali dan mendapatkan lebih dari 187 ribu tanda like.
"Keras banget hidup abang ini. Biaya hidup besar, tapi kesehatan lebih penting," tulis akun tersebut di caption TikTok seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Kamis (15/7/2021).
Dalam video, terlihat warkop yang berada di Medan itu sudah ramai didatangi polisi, satpol PP, hingga warga setempat. Pemilik warkop sendiri tengah ditegur dan diberikan pengertian oleh Satpol PP mengenai aturan PPKM Darurat.
Satpol PP menjelaskan seluruh tempat makan hanya boleh melayani pesanan delivery maupun take away. Jam buka tempat makan juga maksimal hingga pukul 20.00 WIB selama PPKM Darurat.
Sementara dalam warkop tersebut, terlihat ada sejumlah pelanggan yang makan di tempat. Satpol PP pun berniat mengusir mereka demi mencegah penyebaran virus corona.
Disinilah bapak-bapak pemilik warkop itu protes. Ia bertanya secara menohok ke Satpol PP itu bagaimana dirinya mendapatkan penghasilan dan memberi makan istri serta lima anaknya jika tempat usahanya ditutup.
"Sebentar, bagaimana kehidupan anak bini saya? Pemerintah gak ngasih bantuan. Ada Bobby (Wali Kota Medan) kasih bantuan? Edy Rahmayadi (Gubernur Sumatera Utara) kasih bantuan sama kami?," protes pemilik warkop dalam video itu.
Menurutnya, pemerintah selama ini hanya memberikan imbauan dan tidak memberikan bantuan. Pemilik warkop pun marah dan menegur Satpol PP untuk tidak menindas rakyat kecil.
Baca Juga: Covid-19 Mengganas, Luhut Ngaku Pemerintah Dapat Bantuan dari China sampai AS
"Kasih imbauan dan kasih bantuan sama rakyat kecil! Jangan menindas rakyat kecil. Itu pesan aku ya. Sampaikan sama si Bobby, sampaikan sama si Edy Rahmayadi. Ya, sampaikan," tegur pemilik warkop itu.
"Anak saya lima, masuk sekolah bayar, mau ambil rapor bayar. Kalau saya tutup, kalau omzet saya gak ada, bagaimana saya bayar yang lain-lainnya?," sambungnya.
Pemilik warkop ini mengatakan dirinya orang yang selalu patuh dengan aturan dan tidak pernah macam-macam. Namun, ia menengaskan enggan mematuhi peraturan yang harus menutup usahanya karena sangat membutuhkan penghasilan.
"Saya tahu aturan, saya pun orang sekolahan. Saya merokok gak, saya minum enggak, saya paling bersih dibandingkan dengan yang ada disini. Ya, saya gak mau ikutin itu semua. Aku gak mau terima surat-surat itu," tegasnya.
Saat pelanggannya mulai diusir, pemilik warkop ini tidak memperbolehkan mereka pergi jika belum membayar pesanannya.
"Yang bayar minuman kalian saya siapa? Bayar minuman kalian, kalau sudah bayar baru kalian pergi. Bayar baru kalian pergi, kalau belum bayar gak boleh pergi," kata pemilik warkop itu.
Berita Terkait
-
Covid-19 Mengganas, Luhut Ngaku Pemerintah Dapat Bantuan dari China sampai AS
-
Viral Video Satpol PP Aniaya Ibu Hamil, Warganet Serang Akun Milik Oknum
-
Pacaran dari SMA, Curhat Pria Ditinggal Nikah dan Cuma Jadi Tamu Undangan Bikin Nyesek
-
Viral! Ustaz Ihsan Tanjung Sebut Vaksin Covid-19 Ubah DNA Manusia
-
Aksi Oknum Satpol PP Brutal, Ibu Hamil Pemilik Warkop Dipukul Saat Razia PPKM
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!