Petugas bandara pun membalas Gebby dan menyebutnya tidak memiliki otak.
"Ibu gak punya otak," kata petugas bandara.
Mendengar itu, Gebby semakin emosi. Ia mengungkapkan seluruh unek-uneknya mengenai ketidakadilan yang dialaminya. Apalagi, ia sudah menjalani PCR dan vaksin yang cukup menyiksa tubuh.
"Ibu yang gak punya otak. Mempersulit negara tahu gak? Sekarang negara itu sudah susah, jangan dibuat susah lagi tahu gak? Syaratnya udah ada PCR, hidung kita dicolok-colok. Kita udah vaksin sampai demam-demam," protes Gebby.
Petugas bandara pun mengancam akan mempolisikan dirinya. Namun, Gebby tak gentar dan terus menantang.
"Polisikan silahkan. Silahkan polisikan. LUCUUUUUU. KITA GAK BOLEH BERSUARA DIANCAM DI POLISIKAN GUYS. BISNIS OH BISNIS. COVID JADI BISNIS," tulisnya di caption Instagram.
Amukan Gebby di bandara itu langsung banjir komentar di warganet. Banyak yang menuliskan komentar dukungan mengenai persyaratan di bandara yang harus membawa surat RT/RW.
"Sedih aku ka geb. Semangat buat ka Gebby bantu kita yang gak bisa apa-apa," komen warganet.
"Yang dari luar banyak yang ngantri woyyy, gila bener peraturan negeri ini," tulis warganet.
Baca Juga: Yamaha Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis dan Berhadiah untuk Publik di Pulo Gadung
"Ibu petugas yang terhormat kalau memang rakyat nya gak tahu tu gak perlu juga ngomong-ngomong gak ada otak. Coba jelasin aja pelan-pelan ya bu," tegur warganet.
"Jadi percuma lah vaksin sama PCR. Emang menjajah negara sendiri. Mau uang mungkin? Kasih seribu saja," sindir warganet.
"Bener ka emang sekali-kali kita harus berani menyuarakan kebenaran, kesel juga katanya kemarin vaksin syarat untuk bebas, sekargan ada lagi alesannya," dukung warganet.
"Gaskan, viralkan. Peraturannya aneh memang. Amburadullllllll," sahut yang lain.
Saat berita ini disusun, belum ada klarifikasi dari pihak terkait.
Video ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Yamaha Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis dan Berhadiah untuk Publik di Pulo Gadung
-
Sarah Gilbert, Penemu Vaksin AstraZeneca yang Menolak Hak Paten Penuh
-
Kabar Vaksin Covid-19 Mengandung Chip Elektronik, Begini Penjelasan Pakar
-
Juita Lydia Tiwa Meninggal Dunia Setelah 10 Hari Disuntik Vaksin COVID-19 AstraZeneca
-
IDAI Jelaskan Sebab Hasil Efikasi Vaksin Covid-19 Tinggi Pada Anak
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!