BeritaHits.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyiapkan pengadaan laptop untuk pelajar. Hal ini demi mendukung program digitalisasi sekolah.
Menristekdikti Nadiem Makarim menjelaskan akan mengirimkan 190 ribu laptop buatan lokal kepada 2.000 sekolah. Adapun anggaran untuk membeli alat-alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebesar Rp2,4 triliun.
Informasi itu membuat masyarakat menghitung harga laptop pelajar per unit. Hasilnya, munculah isu harga per laptop khusus pelajar sebesar Rp 10 juta.
Kini, beredar spesifikasi laptop untuk pelajar. Data ini dibagikan oleh pengguna Twitter bernama @ManusiaSakit.
"Asw Chrome OS 10 juta. Hard disk 32 GB. Dual core pula," tulis @ManusiaSakit sebagai keterangan Twitter seperti dikutip BeritaHits.Id, Jumat (30/7/2021).
Akun ini membagikan tangkapan layar berisi spesifikasi lengkap laptop untuk pelajar tersebut. Berikut spesifikasinya:
- Memori standar terpasang: 4 GB DDR4
- Monitor: 11 inch LED
- Processor: Core 2, Frekuensi > 1,1 GHz, Cache 1 M
- Grafis: High Definition (HD) integrated
- Hard drive: 32GB
- USB port: USB 3.0
- Networking: WLAN adapter (IEEE 802.11ac/b/g/n)
- Audio: integrated
- Daya/power: maksimum 50 watt
- Operating system: Chrome OS
- Device management: ready to activated chrome education upgrade
- Garansi: 1 tahun
Spesifikasi itu langsung mendapatkan beragam komentar dari warganet. Banyak yang mencibir spesifikasi laptop itu karena begitu rendah dan ketinggalan.
"Wkwkwk. Kalau Windows 32 GB cuma buat OS doang. 1.1ghz bentaran juga udah ngeden," komen warganet.
"Mending gue beli Azus tuf," celutuk warganet.
Baca Juga: Viral Salam Jari Tengah Anak Anggota DPRD ke Satpol PP
"Mending rakit PC," timpal yang lain.
"Gile markup nya. Mending Redmi Notebook udah incl windows pula, tinggal open office beres dah, all for 1/2 price," tulis warganet.
Program Laptop Dalam Negeri dari Kemendikbudristek Dinilai Tepat
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Ina Primiana menilai langkah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang akan menjalankan program digitalisasi sekolah dengan laptop produksi dalam negeri telah sesuai dengan kebutuhan pelaku industri.
Menurut dia, kebijakan itu diperlukan, mengingat dalam kondisi pandemi COVID-19, pelaku industri dalam negeri membutuhkan dukungan pemerintah termasuk dalam menyerap produk buatan lokal.
"Kebijakan ini sangat ditunggu-tunggu oleh industri dalam negeri agar tidak selalu mengutamakan barang impor seperti yang selama ini terjadi,” kata Ina dalam CORE Mid-Year Review di Jakarta, Selasa.
Berita Terkait
-
Viral Salam Jari Tengah Anak Anggota DPRD ke Satpol PP
-
Viral Anak Anggota Dewan PKS Acungkan Jari Tengah ke Satpol PP Saat Sosialisasi PPKM
-
Pacaran 7 Tahun tapi Gagal Nikah, Kisah Cinta Wanita Ini Endingnya Diluar Dugaan
-
Viral Istri Pergoki Suami Selingkuh saat Vaksinasi, Batal Disuntik Malah Perang Kursi
-
Salut! Demi Bisa Vaksin, Lelaki Tua Ini Rela Kayuh Sepeda Sejauh 15 Kilometer
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!