BeritaHits.id - Anggota DPR RI Fadli Zon mendapat desakan untuk melawan usai ditegur oleh Partai Gerindra terkait kritikan yang ia layangkan kepada Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.
Teguran yang diterima Fadli Zon diketahui datang dari Ketua Umum Partai Gerindra, yaitu Prabowo Subianto yang disampaikan lewat Sekretaris Jendral.
Fadli Zon diketahui mengkritik Presiden Joko Widodo yang lebih memilih mengunjungi Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dibanding mengunjungi masyarakat terdampak banjir di Sintang, Kalimantan Barat.
Atas tindakannya itu, ia mendapat teguran dari partai yang menaunginya.
Partai Gerindra dinilai terlalu mengintervensi
Melansir Hops.Id -- jaringan Suara.com, Partai Gerindra telah mengintervensi Fadli Zon sebagai anggota DPR RI. Hal itu disampaikan oleh M Jamiluddin Ritonga, seorang pengamat komunikasi politik.
"Partai Gerindra sudah mengintervensi Fadli Zon sebagai Anggota DPR RI terlalu jauh. Fadli Zon yang mempunyai hak fungsi pengawasan jadi dikebiri," ujar Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga.
Lebih lanjut Jamil menilai teguran DPP Gerindra pada Fadli Zon membuat fungsi pengawasan Anggota DPR RI semakin lemah.
Hal yang ditakutkan ialah para anggota DPR RI dari partai pendukung pemerintah, khususnya dari Partai Gerindra akan merasa takut dan khawatir dalam menggunakan hak fungsi pengawasannya.
Baca Juga: Viral, Wanita Ini Temukan Kontak Nama Misterius di Hp Suami, Pas di Telepon Ternyata...
"Kalau mayoritas anggota takut menggunakan hak fungsi pengawasan maka yang bersangkutan sudah tak pantas lagi meyandang Anggota DPR RI. Karena yang bersangkutan tidak lagi utuh melaksnakan fungsinya sebagai Anggota DPR RI," ujarnya.
Fadli diminta melawan
Jamil menjelaskan kejadian semacam ini bisa membuat DPR semakin mandul. Hal itu berbahaya karena pengawasan terhadap eksekutif menjadi terhambat.
Menurutnya, hal itu akan membahayakan kelangsungan demokrasi di Tanah Air. Perbedaan pendapat dan kritik sudah dianggap sebagai membahayakan kelanggengan kekuasaan.
"Fadli Zon harus berani melawan kesemenaan partainya demi tegaknya hak fungsi pengawasan. Fadli Zon harus berani menjadi martil demi menjaga marwah DPR RI dan kelangsungan demokrasi di Tanah Air," saran Jamil.
Gerindra minta maaf
Tag
Berita Terkait
-
Viral, Penjual Kopi Curi Perhatian Warganet, Aksinya Tak Biasa Dilakukan
-
Viral Tukang Ojek Kejar Jambret Handphone di Larangan Tangerang, Pelaku Digiring Warga
-
Tamu Sewa Kamar untuk Pesta Lajang, Kondisi pas Check Out Bikin Petugas Hotel Geram
-
Iba Lihat Tetangga Rayakan Ultah Pakai Singkong, Pria Ini Beri Kejutan Tak Terduga
-
Viral, Wanita Ini Temukan Kontak Nama Misterius di Hp Suami, Pas di Telepon Ternyata...
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!