BeritaHits.id - Politikus Ferdinand Hutahaean mengomentari pendapat Refly Harun soal Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Refly Harun berpendapat bahwa Anies Baswedan jauh lebih baik dari Jokowi.
Hal tersebut lantaran Anies Baswedan memiliki gelar PhD dari Ohio University.
Sementara itu, Jokowi hanya memiliki gelar insinyur dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pendapat Refly Harun tersebut langsung dibalas oleh Ferdinand Hutahaean.
Ferdinand mencuitkan pendapatnya melalui akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3.
"Apakah Anies juga lebih baik dari Nabi-nabi jaman dulu yang tak sekolah dan tak punya gelar?" tanya Ferdinand.
Menurutnya, kehebatan dan prestasi seseorang tidak dinilai dari gelar yang dimilikinya.
Ferdinand berpendapat kehebatan seseorang dinilai dari kinerjanya.
Baca Juga: Kritik MUI Jakarta Bentuk Cyber Army Bela Anies Baswedan, PWNU: Itu Penjilat Namanya
"Menilai prestasi kok dari gelar, bikin malu aja ini orang. Prestasi dan kehebatan seseorang itu dinilai dari buah kinerjanya bukan gelarnya," jelasnya.
Pendidikan dan Bisnis Jokowi
Jokowi memutuskan untuk bekerja di perusahaan kayu sebagai tukang gergaji saat menginjak usia 12 tahun.
Keahliannya tersebut didapatkannya dari ayahnya yang juga berprofesi sebagai tukang kayu. Jokowi menghabiskan pendidikan dasar hingga sekolah menengah di Solo, kemudian melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Pada tahun 1985, Jokowi lulus kuliah di usia 24 tahun, dan tidak lama setelah menyandang gelar insinyur, Jokowi menikahi Iriana di Solo di usia 25 tahun. Jokowi mencari pekerjaan dengan merantau ke Aceh, dan bekerja di salah satu BUMN, PT Kertas Kraft Aceh.
Namun tidak bertahan lama, hanya 2 tahun saja, Jokowi memilih kembali ke Solo untuk mendampingi istrinya yang sedang mengandung. Selama di Solo, Jokowi sempat bekerja di tempat pamannya, yang bergerak di bidang perkayuan.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan akan Dibela Tim Cyber Bentukan MUI Jakarta
-
Soroti Eropa, Jokowi Wanti-wanti ke Menkes Minta Kasus Covid-19 Tak Meledak Selama Nataru
-
Kritik MUI Jakarta Bentuk Cyber Army Bela Anies Baswedan, PWNU: Itu Penjilat Namanya
-
Minta Anies Klarifikasi soal Cyber Army MUI, PWNU: Dana Hibah Uang Rakyat Bukan Gubernur
-
Presiden Jokowi Akan Berkunjung ke Jeneponto, TNI Polri Apel Siaga
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!