BeritaHits.id - Seorang perempuan diduga menjadi tersangka penggelapan dana investasi alat kesehatan (alkes). Dana tersebut tidak main-main jumlahnya, bahkan mencapai Rp 1,2 Triliun.
"SCAM terbesar tahun ini, kasus investasi suntik modal alkes kerugian mencapai 1.2T dan asset yang berhasil di sita saat ini mencapai 36 M," tulis akun @nickorochman di Twitternya.
"Posisi pelaku saat ini kabur dan masih buron!," imbuhnya.
Investasi alkes ini terkait dengan pemberian suntikan dana ke pabrlik-pabrik alat kesehatan. Namun bukannya dapat untung, suntikan dana dari para investor malah tak jelas keberadaannya.
Pada unggahan tersebut, terduga pelaku adalah Dyna dan bawahannya Viny yang terekam dalam video di Twitter. Keduanya sedang diinteogasi oleh para korban investasi.
Ditanya aliran dana kemana,cia menanyakan bahwa dananya digunakan untuk mutar (dijadikan modal kembali) ke Vinny. Namun tanggapan tersebut ditolak oleh para korban yang hadir dalam rapat. Sebab dana yang sudah ada tidak terlihat batanganya.
Setelah berbelit-belit, Dyna menyatakan bahwa hasil ivestasi sudah berupa sertifikat rumah dan sertifikat tanah.
Namun penjelasan Dyna tak membuat puas para korban yang datang sebab sertifikat pun tak ada wujudnya. Semua korban meminta kejelasan soal aset-aset diduga pelaku tersebut.
"Saya jelaskan ya pakm sebenarnya uangnya saya gunakan untuk muter ke Vinny," ujar Dyna.
Baca Juga: Hancur! Pengantin Wanita Ini Kuburkan Ayahnya di Pagi Hari, Siangnya Menikah
Namun tak ada dana ke Vinny, sehingga menuai protes pada para korban.
Dyna akhirnya menyatakan bahwa semua projectnya adalah palsu, yang asli hanya proyek APD (Alat Pelindung Diri).
"Sorry kalo uploadnya berantakan, pusying. update terakhir : si Dyna kabur & Viny juga menghilang karena dari bawahan mereka pada minta uangnya balik, minimal modalnya," tulis @NichoRochman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!