BeritaHits.id - Video reporter televisi perempuan ketika membicarakan pelecehan seksual menuai banyak pujian. Pasalnya, suara emosi yang terkandung di dalamnya sangat terasa oleh siapa pun yang mendengarnya.
Video yang diunggah oleh akun @AREAJULID di jejaring media sosial Twitter pada Minggu 19 Desember 2021 ini menjadi viral.
"Keren banget mbaknya bawain berita. Sudah gedeg, sudah emosi juga ini lihat kelakuan pelaku," tulis @AREAJULID seperti dikutip Beritahits.id, Senin (20/12/2021).
Rekaman video yang telah dipotong itu menampilkan seorang perempuan reporter salah satu stasiun televisi melaporkan berita terkait pelecehan seksual yang marak terjadi di Indonesia.
Perempuan dengan pakaian berwarna oranye dan potongan rambut pendek itu menyampaikan laporan tersebut dengan tegas dan emosional.
Suaranya tegas dan menekankan kata demi kata yang dilontarkan. Selain itu, dalam suara tegasnya tampak pula emosi yang besar karena jengkel dengan perlakuan para predator.
"Bejat, biadab, bahkan gelar manusia paling menjijikan pantas disematkan kepada Herry Wiriawan. Pemilik ponpes di kota Bandung yang memperkosa 21 santriwati di bawah umur hingga terlahir 9 orang bayi," buka perempuan tersebut.
Lalu, dia melanjutkan dengan kata-kata menyentil pelaku pelecehan seksual lainnya.
"Pura-pura alim padahal zalim. Contoh lainnya adalah guru ngaji di Depok yang mencabuli 10 murid ngajinya. 15 siswi di Cilacap yang dicabili guru agamanya dan rentetan kasus kekerasan seksual yang belakangan terkuak di perguruan tinggi," tambahnya.
Baca Juga: Kasih Nama 3 Anak Hampir Sama, Alasannya Biar Gampang Pas Sekarat, Warganet: Jokes Emak
Selama menyampaikan berita tersebut, perasaan marah dan kecewa perempuan atas kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang makin marak.
Tak lupa, dia pun ikut menekankan angka pelecehan seksual yang didapatkan dari data Komnas Perempuan sebagai bukti banyaknya kasus tersebut.
Di akhir video, perempuan tersebut mengungkapkan rasa kecewanya. Dia berharap masyarakat paham apabila pelecehan seksual merupakan kasus yang genting dan bukanlah main-main.
"Makanya kurang contoh dan angka apalagi yang membuat semua pihak bisa sadar dan melihat bahwa kekerasan seksual adalah persoalan genting yang tidak boleh ditunda-tunda lagi penyelesaiannya," tutupnya.
Komentar Warganet
Video yang telah meraih lebih dari 54 ribu likes itu sontak menjadi sorotan dari warganet.
Berita Terkait
-
Kasih Nama 3 Anak Hampir Sama, Alasannya Biar Gampang Pas Sekarat, Warganet: Jokes Emak
-
Viral Bupati Pandeglang Marah Soal Bupati Cup: yang Tolol Bupati atau Kadisnya
-
Viral Banjir Lahar Dingin Semeru Jadi Tontonan, Warganet: Jangan Dekat-dekat Itu Bahaya!
-
Rombongan Tamu Arak 'Baju Haram' Warna Cetar di Pernikahan, Aksi Bapak Ini Bikin Greget
-
Viral Video Warga Tolak Vaksinasi, Anggota Polisi Berusaha Meyakinkan Sampai Emosi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!