BeritaHits.id - Beredar foto pendaftaran seleksi Duta Genre tahun 2022 di Kota Padang menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Pasalnya, syarat dari pemilihan ajang dari Pemkot Padang itu para peserta harus melampirkan surat bebas LGBT dengan materai Rp 10 ribu.
Poster foto seleksi itu menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun @Kale**** di jejaring media sosial Twitter pada Selasa 18 Januari 2022.
Akun @Kale*** awalnya bertanya dimanakah dia dapat mendapatkan surat bebas LGBT.
"Surat bebas LGBT itu emang bikinnya dimana?" tanya @Kale*** di cuitannya seperti dikutip Beritahits.id, Rabu (19/01/2022).
Lalu, dia pun memberikan konteks pertanyaannya itu dengan mengunggah foto poster pemilihan Duta Genre 2022.
Di dalam poster itu, terdapat sederet berkas persyaratan agar dapat mengikuti ajang dengan tujuan mencetak muda-mudi untuk mewakili masyarakat Minang tersebut.
Pada poin ketujuh di berkas persyaratan disebutkan para peserta yang memiliki minat mendaftar ajang kontes harus melampirkan surat bebas LGBT dengan materai nominal Rp 10 ribu.
Cuitan itu telah mendapatkan lebih dari 1200 komentar dan 560 tanda suka. Sontak, unggahan itu pun menjadi perbincangan dan menuai perdebatan pro-kontra dari kalangan warganet di Twitter.
Beragam komentar membingungkan persyaratan itu. Mereka merasa tidak ada korelasi antara seksualitas peserta dengan tugas mereka saat menjadi duta di kemudian harinya.
Baca Juga: Menpora Saksikan Pertandingan Bali United VS Tangerang Hawks Kompetisi IBL 2022
"Korelasinya apa deh bebas LGBT sama tugas-tugas menjadi seorang duta? Public speaking yang bagus malah bukan menjadi syarat. Aneh banget," tulis salah satu warganet.
"Surat bebas LGBT? Di ajang kontes? Kamu tidak akan menemukan peserta pria satu pun di sana," kelakar warganet.
"Aku yang pernah tidur sama duta genre cowok nyimak aja deh haha," ungkap warganet laki-laki.
"Terus kalau ketahuan melanggar sanksinya apa? Dikeluarkan dari ajang kontes?" tanya warganet lain.
"Emangnya kalau pesertanya LGBT menghambat program kerja Duta Genre? Enggak kan? Aneh banget," kata warganet lain.
Beberapa warganet mengatakan surat bermaterai itu hanyalah sebatas formalitas dan tidak ada tolak ukur yang pasti.
Akan tetapi, warganet lain mengungkapkan syarat itu adalah hal yang wajar untuk kenyamanan masyarakat itu sendiri.
Berita Terkait
-
Menpora Saksikan Pertandingan Bali United VS Tangerang Hawks Kompetisi IBL 2022
-
Minta Tolong Wanita Rekamkan Video, Ucapan Pria Ini Buat Baper: Mental Baja
-
Pangling Bukan Main! Pria Ini Glow Up Gegara Kenal K-Pop, Sehun Exo Jadi Panutan
-
Ratapi Nasib, Anak Kos Ini Sampai Masak Telur Puyuh Pakai Setrika dan Hair Dryer
-
Viral Iring-iringan Kurir Minimarket Bawa Kardus, Warganet Menduga ke Rumah Sisca Kohl
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!