BeritaHits.id - Beredar kabar perihal vaksin Covid-19 Novavax dari Amerika Serikat tidak aman karena mengandung ngengat dan DNA laba-laba.
Informasi itu diunggah oleh seorang pengguna jejaring media sosial Facebook pada 18 Februari 2022.
Dalam unggahannya tersebut, akun itu juga memberikan klaim bahwa sudah ada lebih dari 200 kasus efek samping yang serius dari vaksin Novavax telah dilaporkan.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Dilansir dari Kominfo.go.id, klaim baksin Covid-19 mengandun DNA laba-laba tersebut tidaklah benar.
Faktanya, klaim yang diedarkan itu keliru dan bahkan tidak berdasar.
Melansir Agence France-Presse (AFP) pada 11 Maret Nuvaxovid atau vaksin Novavax sudah mendapatkan persetujuan sebagai vaksin yang aman untuk digunakan oleh tenaga kesehatan di sejumlah negara.
Pada 21 Desember 2021, WHO menyatakan secara menyeluruh menilai data tentang keamanan dan kemanjuran vaksin Nuvaxovid.
Baca Juga: 90 Persen Warga Sudah Terinveksi Covid-19, Kemenkes: Vaksinasi Tetap Lanjut!
Tak hanya itu, mereka telah merekomendasikan penggunaannya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.
"Tidak ada kemungkinan bahwa Nuvavoxid mengandung bentuk DNA apapun," ungkap Jung Jaehun selaku Profesor di Fakultas Kedokteran dan Sains Universitas Gachon.
Adapun informasi tambahan dari Jaehun bahwa meskipun sel serangga atau ngengat dapat digunakan, akan tetapi sel-sel itu dihilangkan selama proses pembuatan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka klaim vaksin Covid-19 Nuvaxovid atau Novavax mengandung ngengat dan DNA laba-laba adalah tidak benar.
Unggahan tersebut masuk ke dalam kategori disinformasi.
Berita Terkait
-
90 Persen Warga Sudah Terinveksi Covid-19, Kemenkes: Vaksinasi Tetap Lanjut!
-
CEK FAKTA: Ramai Pemberitaan Presiden China Bakal Biayai Pembangunan Kiblat Baru Umat Islam Nusantara, Benarkah?
-
94,54 Persen Masyarakat Aceh Telah Divaksin Covid-19
-
CEK FAKTA: Video Marc Marquez Joget Dangdut Ternyata Hoax, Benarkah?
-
Update Covid-19 Dunia Hari Ini: China Wajibkan Vaksinasi untuk Lansia!
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!