BeritaHits.id - Video seorang dosen pria menanggapi komentar warganet terkait lulusan sarjana tak menjamin menjadi bos saat bekerja tengah menjadi sorotan.
Adalah Hendi Pratama, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang yang memberikan balasan tersebut.
Melalui akun jejaring media sosial Instagram pribadi miliknya, @hendipratama, dia menjawab komentar salah satu warganet.
"Gue lulusan SMA anak buah gue S1 dan S2. Enggak jamin kok lu lulusan apa yang penting skillmu. Kecuali cuma jadi budak negara alias PNS," tulis warganet tersebut.
Hendi pun mengaku komentar itu menarik saat membaca ungkapan tersebut.
Lalu, dia pun mengucapkan selamat kepada para lulusan SD, SMP, SMA atau SMK yang telah sukses selama berkarir hingga menjadi bos besar.
Menurutnya, fenomena tersebut adalah sesuatu yang spesial dan di luar kebiasaan.
Dengan catatan, cara tersebut sangat sulit untuk diulang di kemudian hari pada generasi berikutnya.
"Kalau bagi yang komen ini yakin banget lulusan SMA pasti bisa sukses enggak usah kuliah, coba nanti jawab dengan jujur apakah anak Anda akan kamu kuliahin atau enggak?" tanya Hendi seperti dikutip Beritahits.id, Jumat (22/04/2022).
Lebih lanjut, Hendi berkata apabila warganet tersebut sangat yakin lulusan SMA dapat sukses tanpa kuliah. Maka Hendi meminta tak perlu memasukkan anak warganet itu masuk ke kursi perkuliahan.
Sebab tindakan tersebut dianggap sebagai suatu hal yang sia-sia belaka.
"Jadi yakin nih anaknya tidak bakal dikuliahin bang?" tulis Hendi kembali di caption.
Video itu viral dan meuai beragam tanggapan dari warganet lain.
"Kuliah tidak menjamin sukses, tapi kuliah InsyaAllah menjamin kita tidak berpikiran seperti yang di komen tersebut," tulis @rai***.
"Padahal kuliah bukan cuma sekedar nambah ilmu. Yang penting adalah mengembangkan pola pikir memperluas sudut pandang," ungkap @xee*.
Berita Terkait
-
6 Fakta Dosen UGM Karna Wijaya yang Diduga Sebar Ujaran Kebencian
-
Dosen UNRI Pencabul Mahasiswi Divonis Bebas, Komisi III Sebut Putusan Hakim Bikin Korban Lainnya Takut Melapor
-
Dosen UGM Karna Wijaya Mau Laporkan Akun Medsos, Netizen Senang Tsamara Amany Mundur dari PSI
-
Merasa Terancam, Politisi PSI Guntur Romli Laporkan Dosen UGM Karna Wijaya ke Polda Metro Jaya
-
Buntut Kegaduhan Unggahan Soal Ade Armando, Dosen UGM Karna Wijaya Berencana Laporkan Sejumlah Akun Medsos
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!