BeritaHits.id - Sebuah potret nisan mini di tepi jalan raya yang menghubungkan Sukoharjo-Solo, Jawa Tengah diungkap warganet.
Keberadaan makam di tengah trotoar jalan utama Solo Baru tak jauh dari bundaran Tanjunganom, Grogol, Sukoharjo, sebelumnya menimbulkan penasaran banyak orang.
kekinian, sebuah akun Twitter dengan nama @mwv_mystic membagikan fakta-fakta menarik soal nisan mini tersebut.
Nissan tersebut merupakan makam kucing yang merupakan hewan kesayangan Raja Keraton Solo Pakubuwono (PB) X.
Pada nisan berwarna putih yang bertuliskan huruf jawa 'Klangenan Dalem Nyai Sembro', atau bisa diartikan hewan kesayangan Raja yang bernama Nyai Sembro.
Raja Keraton Solo Pakubuwono (PB) X tersebut semasa hidupnya memiliki hewan peliharaan klangenan berupa kucing yang berjenis candramawa. Kucing betina itu bernama Nyai Sembro atau Nyai Tembong.
"Pada makam itu terkubur Nyai Sembro, kucing kesayangan Raja Pakubuwono X yang berjenis Candramawa (persia hitam dengan corak putih)," tulis keterangan pada foto yang diunggah tersebut.
Makam Nyai Sembro itu berukuran kecil dengan warna dominan hitam.
Diperkirakan pada tahun 1931, kucing tersebut masih ada atau masih hidup. Sementara raja Keraton Solo wafat pada 1939.
Informasi yang diperoleh, lokasi jalan ini dulunya memang menjadi kuburan hewan peliharaan Raja Pakubuwono, sebelum akhirnya dibangun jalan raya pada era 1980 an.
Dari sekian banyak makam hewan, makam milik Nyai Sembro inilah yg dipasang nisan dan diberi kijing, sehingga masih ada hingga kini.
"Beneran ini? Pernah aku duduk di situ nunggu gojek mau ke The Park, pantesan pas duduk diliatin orang mulu. Kirain liatin aku ada apa ternyata dudukin nisan kucing tapi alhamdulillah engga kenapa-kenapa," kata neter yang melihat unggahan tersebut.
"Ini daerah Tanjung Anom padahal berkali kali lewat situ tapi engga pernah tahu aku kalau itu nisan astaga," ujar warganet.
"Harusnya dikasih tulisan engga sih? soalnya kalau orang yang engga tahu dan kebetulan dia capek, bisa saja dia langsung duduk di situ," ucap netizen.
"Kan emang kuburan, dan itu sudah ada sebelum jalannya dibangun soalnya daerah situ dulu kuburan buat hewan peliharaan keraton katanya," tulis neter.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Bikin Geram Publik! Backsound Upacara HUT ke-81 RI Diduga Pakai AI, Gak Bisa Bayar Pencipta Lagu?
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!