Ruth Meliana Dwi Indriani | Evi Nur Afiah
Senin, 06 Juni 2022 | 17:07 WIB
Candi Borobudur (Freepik)

BeritaHits.id - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjadi sorotan publik. 

Menteri yang disebut-sebut sebagai menteri segala urusan ini baru saja mengumumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp 750 ribu. Sementara wisatawan mancanegara harus mengeluarkan uang sebesar 100 dolar atau setara Rp. 1,4 juta.

Berikut fakta-fakta di balik keputusan Luhut tersebut.

1. Alasan Harga Tiket Naik 

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp 750 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar 100 dollar AS.

Candi Borobudur (pixabay.com/Saesherra)

Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat koordinasi dengan pemerintah pusat. Alasannya, harga tiket itu untuk menerapkan sistem kuota per hari bagi yang diperbolehkan naik ke atas Candi Borobudur.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan kuota bagi wisatawan yang diperbolehkan naik ke atas Candi Borobudur hanya 1.200 orang per hari.

Penetapan kuota tersebut bertujuan untuk melindungi bangunan Candi Borobudur atau konservasi demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

2. Tiket Candi Borobudur Seharga Rp 750 ribu

Baca Juga: Luhut Siapkan Harga Khusus untuk Warga Jateng dan DIY yang Berkunjung ke Borobudur

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi, Edy Setijono menjelaskan, tiket seharga Rp 750 per orang hanya diperuntukan bagi turis lokal yang mau menaiki Candi Borobudur.

Sementara harga tiket masuk kawasan candi Borobudur masih tetap Rp50 ribu per orang untuk wisatawan nusantara. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara atau wisman, sebesar 25 dolar jika tidak naik ke candi.

Namun, harga tiket tersebut hanya bisa dibeli wisatawan untuk menikmati kawasan pelataran Candi Borobudur, tidak sampai menaikinya.

3. Candi Borobudur mulai mengalami pengikisan

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi, Edy Setijono menjelaskan, bahwa bangunan Candi Borobudur mulai mengalami penurunan dan pengikisan. Kondisi itu diduga disebabkan oleh adanya beban berlebih akibat kunjungan wisatawan.

4. Hanya Orang yang Berkepentingan yang bisa naik ke Candi

Load More