BeritaHits.id - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali menjadi sorotan publik.
Menteri yang disebut-sebut sebagai menteri segala urusan ini baru saja mengumumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp 750 ribu. Sementara wisatawan mancanegara harus mengeluarkan uang sebesar 100 dolar atau setara Rp. 1,4 juta.
Berikut fakta-fakta di balik keputusan Luhut tersebut.
1. Alasan Harga Tiket Naik
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk turis lokal sebesar Rp 750 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar 100 dollar AS.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat koordinasi dengan pemerintah pusat. Alasannya, harga tiket itu untuk menerapkan sistem kuota per hari bagi yang diperbolehkan naik ke atas Candi Borobudur.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan kuota bagi wisatawan yang diperbolehkan naik ke atas Candi Borobudur hanya 1.200 orang per hari.
Penetapan kuota tersebut bertujuan untuk melindungi bangunan Candi Borobudur atau konservasi demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.
2. Tiket Candi Borobudur Seharga Rp 750 ribu
Baca Juga: Luhut Siapkan Harga Khusus untuk Warga Jateng dan DIY yang Berkunjung ke Borobudur
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi, Edy Setijono menjelaskan, tiket seharga Rp 750 per orang hanya diperuntukan bagi turis lokal yang mau menaiki Candi Borobudur.
Sementara harga tiket masuk kawasan candi Borobudur masih tetap Rp50 ribu per orang untuk wisatawan nusantara. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara atau wisman, sebesar 25 dolar jika tidak naik ke candi.
Namun, harga tiket tersebut hanya bisa dibeli wisatawan untuk menikmati kawasan pelataran Candi Borobudur, tidak sampai menaikinya.
3. Candi Borobudur mulai mengalami pengikisan
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi, Edy Setijono menjelaskan, bahwa bangunan Candi Borobudur mulai mengalami penurunan dan pengikisan. Kondisi itu diduga disebabkan oleh adanya beban berlebih akibat kunjungan wisatawan.
4. Hanya Orang yang Berkepentingan yang bisa naik ke Candi
Berita Terkait
-
Luhut Siapkan Harga Khusus untuk Warga Jateng dan DIY yang Berkunjung ke Borobudur
-
Gara-gara Kenaikan Tiket Masuk, Jurnalis Asing Bandingkan Candi Borobudur dengan Wisata di Negara Ini
-
Kuota Naik Candi Borobudur Hanya 1.200, PT TWC Tetap Akomodir Tiket Reguler
-
Pedas! Anggota DPR Kritik Luhut Naikkan Harga Tiket Candi Borobudur: Ini Siksaan dan Ketidakadilan Bagi Rakyat Kecil
-
Luhut Naikkan Tiket Borobudur Jadi Rp750 Ribu, Kemal Palevi: Gak Sekalian Urus PSSI?
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!