BeritaHits.id - Rekaman video dua santri putra dan putri yang diduga dihukum dengan dipermalukan karena ketahuan berpacaran tengah menjadi sorotan hingga menuai pro kontra.
Video yang telah beredar luas itu kembali diunggah oleh akun @ndagels di jejaring media sosial Twitter pada Selasa 07 Mei 2022.
Klip berdurasikan 15 detik itu memperlihatkan seorang santri putra mendorong gerobak bangunan dorong roda satu di halaman pondok pesantren.
Di dalam gerobak tersebut terdapat santri putri duduk berpegangan sambil menundukkan kepalanya.
Mereka berdua keliling diduga sebagai bentuk hukuman mempermalukan diri sendiri karena telah berpacaran.
"Seperti inikah hukuman untuk santri pacaran," tulis keterangan dikutip Beritahits.id, Rabu (08/06/2022).
Santriwan itu mendorong sekuat tenaga, sedangkan santriwati tersebut hanya berdiam diri malu.
Di sekeliling halaman itu, para santriwati berdiri berjejer mengerubungi kedua remaja itu.
Tak hanya itu, para santriwati terlihat tertawa terbahak-bahak dan menertawakan kedua sejoli yang ketahuan melakukan pacaran tersebut.
Seorang wanita juga tampak seperti memberi aba-aba kepada si santriwan untuk berjalan ke seluruh sudut halaman sebagai hukuman tersebut.
Unggahan itu sontak menuai beragam tanggapan pro kontra dari warganet. Kolom komentar pun dipenuhi dengan perbedaan pendapat.
Sejumlah warganet tak setuju dengan perlakuan yang mereka dapatkan karena dianggap tak mementingkan kesehatan mental.
"Wow keren banget bro hukumannya merusak mental dan mempermalukan muridnya di depan umum," tulis @nawa***.
"Tinggalin hukuman kek gini. Lebih baik istilah "hukuman" diganti jadi "pembinaan". Dibina baik-baik yuk pasti bisa apalagi di lingkungan pesantren yang Inshaallah pada paham agama," ungkap @unde***.
"Hukuman mempermalukan di depan umum gini bener-bener harus ditinggalkan. Aku beberapa kali mgobrol dengan orang yang putus sekolah mereka milih putus sekolah karena mereka punya trauma malu pernah di hukum di depan umum," timpal @Iq***.
Berita Terkait
-
Virai Konvoi Khilafatul Muslimin, Panglima Santri Jabar Beri Peringatan Tegas: Jangan Otak-atik Dasar Negara Pancasila!
-
Ribuan Santri Al-Quraniyah di Indramayu Gelar Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024
-
Fasilitasi Santri di Jakarta Timur Wirausaha, Sandiaga Uno Berharap akan Lahir Juragan Lele Lalap
-
Kunjungi Pesantren Darul Ulum Jombang, Wapres Ma'ruf: Santri Bisa Jadi Gubernur hingga Presiden
-
Viral Video Tiga Santri di Tasikmalaya Terluka Usai Dilempar Batu oleh Sosok Misterius, Saksi Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!