Scroll untuk membaca artikel
Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Sabtu, 11 Juni 2022 | 19:10 WIB
Ilustrasi Belajar Matematika (Pixabay)

Menurut ANI, sang ibu mengadapi tuduhan penyiksaan/penganiayaan terhadap anak.

Sayangnya belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi si anak perempuan berusia 5 tahun itu menderita luka akibat paparan panas atau tidak.

Ketika diwawancari oleh polisi, Sapna bersaksi bahwa dia meninggalkan putrinya di atap selama 5 hingga 7 menit.

Hal itu dikarenakan sang anak belum menyelesaikan tugas sekolahnya, sebelum membawanya kembali ke rumah.

Baca Juga: Dimakamkan di Kampung Ibu, Makam Eril di Dekat Sungai Kecil Dengan Pemandangan Gunung dan Sawah

Ayah anak perempuan itu, Raj Kumar, mengatakan dia akan memperbaiki sepeda ketika istrinya mengamuk dan menghukum putri mereka.

Kumar yang bekerja sebagai penjahit itu mengatakan ketika dia menerima panggilan telepon tentang apa yang terjadi, dia sontak bergegas pulang dan "memarahi" istronya.

Paman korban, Sunil, mengatakan adik iparnya sering memukuli putrinya dan putranya yang berusia 11 tahun.

"Jika seseorang dalam keluarga mencoba untuk menengahi, dia (Sapna) mengatakan itu adalah anak mereka dan hanya dia (Sapna) yang memiliki hak untuk mengajar mereka," kata Sunil. "Dia tidak seperti itu sebelumnya, sudah dua atau tiga tahun terakhir." tulis keterangan.

Sementara itu, tetangga mengungkapkan bahwa sang ibu bahkan pernah membuat putranya berdiri telanjang di jalan ketika musim dingin.

Baca Juga: Ucap Terima kasih Kepada Geraldine, Ridwan Kamil: Ibu Kalau Ingin Berlibur ke Indonesia Tolong Kabari Saya

Load More